Analisis Mikroplastik di Udara pada Total Suspended Particulate (TSP) di Area Kerja Unit Pengolahan Sampah (UPS) Yogyakarta
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberadaan dan karakteristik
mikroplastik pada Total Suspended Particulate (TSP) di area kerja Unit
Pengolahan Sampah (UPS) Yogyakarta. Pengambilan sampel dilakukan pada
empat lokasi yaitu UPS Karangmiri, Giwangan, Nitikan, dan Sitimulyo
menggunakan alat Low Volume Air Sampler (LVAS). Hasil pengukuran
menunjukkan bahwa konsentrasi TSP tertinggi terdapat di UPS Giwangan
sebesar 439,6 μg/m3, sedangkan terendah di UPS Sitimulyo sebesar 91,7
μg/m3. Kelimpahan mikroplastik yang ditemukan adalah 1,84 partikel/m3 di
UPS Karangmiri, 1,30 partikel/m3 di Giwangan, 1,69 partikel/m3 di Nitikan,
dan 1,34 partikel/m3 di Sitimulyo. Jenis mikroplastik yang teridentifikasi
meliputi fragmen (43,6%), film (39,8%), dan fiber (16,6%) dengan warna
dominan hitam (55,4%) dan transparan (23,4%). Hasil identifikasi ukuran
menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM) menunjukkan variasi
ukuran mikroplastik sebesar 74,6 μm, 174 μm, dan 799 μm. Analisis Fourier
Transform Infrared (FTIR) mengidentifikasi tiga jenis polimer, yaitu Poly
(methyl methacrylate) (PMMA), High Density Polyethylene (HDPE), dan
Acrylonitrile Butadiene Styrene (ABS). Hasil analisa ditemukan mikroplastik
di udara pada UPS selain itu pekerja mengalami keluhan kesehatan seperti
bersin, tenggorokan gatal dan batuk kemungkinan akibat paparan partikel
mikroplastik di udara, sumber mikroplastik di area UPS didominasi oleh
aktivitas pembakaran dan degradasi mekanis plastik keras seperti botol dan
wadah makanan.
Collections
- Environmental Engineering [1831]
