Fungsi Manajemen Kepengawasan Pondok Pesantren Tremas Arjosari Pacitan Jawa Timur
Abstract
Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan memiliki karakteristk yang tidak ada pada lembaga pendidikan pada umumnya. Sebagai lembaga pendidikan yang telah lama ada dan sampai sekarang tetap eksis tetap mempertahankan kemandirian sebagai konsep dasar manajerialnya. Padahal bagi suatu organisasi manajemen meruupakan hal yang prinsip. Sebagai lembaga yang mandiri maka sistem kepengawasan juga mandiri. Disinilah urgensi penelitian ini yaitu fungsi manajemen kepengawasan di sebuah lembaga pendidikan yang mandiri dalam hal ini adalah pondok pesantren. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan analisa data menggunakan statistik. Adapun penulisan laporan penelitian menggunakan metode deskriptif. Penelitian ini berusaha mengungkapkan data tentang: (1) Perilaku fungsi manajemen pengawasan pendidikan di pondok pesantren Tremas Arjosari Pacitan, (2) Proses (langkah-langkah) yang yang seharusnya dilakukan untuk meningkatkan fungsi kepengawasan pendidikan di pondok pesantren Tremas Arjosari Pacitan, (3) Tanggapan, pendapat, saran dan usul responden terhadap fungsi manajemen pengawasan pendidikan di pondok pesantren Tremas Arjosari Pacitan. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat dilaporkan hasil penelitian sebagai berikut (1) Fungsi manajemen pengawasan pendidikan di pondok pesantren Tremas Arjosari Pacitan berjalan dengan optimal, hal ini dapat dilihat dari skor rata-rata yang dicapai oleh responden adalah tinggi. (2) Proses (langkah- Langkah) yang seharusnya dilakukan untuk meningkatkan fungsi kepengawasan pendidikan di pondok pesantren Tremas Arjosari Pacitan adalah lebih mengoptimalkan seluruh fungsi kepengawasan pimpinan pondok pesantren dalam kerangka pemikiran manajerial. (3) Tanggapan, pendapat, saran dan usul responden terhadap fungsi manajemen pengawasan pendidikan di pondok pesantren Tremas Arjosari Pacitan, pada umumnya adalah menilai positif pola kepemimpinan yang kolektif bila ditinjau dari sisi fungsi manajemen kepengawasan sedangkan kekurang seimbangan antara jumlah personal pengelola terlalu sedikit bila dibandingkan dengan jumlah santri merupakan kendala bagi kepengawasan pada tataran lapangan.
Collections
- Master of Islamic Studies [1770]
