Show simple item record

dc.contributor.authorRaqiqah, Jihan
dc.date.accessioned2026-02-06T04:03:06Z
dc.date.available2026-02-06T04:03:06Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/60353
dc.description.abstractBoikot terhadap McDonald’s di indonesia pada 2023-2024 muncul sebagai respons atas tindakan McDonald’s Israel yang menyumbangkan makanan kepada tentara Israel pada Oktober 2023. Isu ini segera memicu solidaritas publik melalui aktivisme digital di media sosial X, Tiktok, dan Instagram. Penelitian ini berfokus pada bagaimana aktivisme digital berperan dalam menggerakan opini publik dan perilaku konsumsi. Kerangka teori yang digunakan adalah From Clicktivism to Hacktivism, dengan penekanan pada pergeseran dari aktivitas pasif menuju keterlibatan aktif, seperti political consumerism dan digital petitions. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerakan boikot tidak hanya menciptakan tekanan sosial, tetapi juga berdampak langsung pada operasional McDonald’s Indonesia, antara lain penurunan jumlah pelanggan, potensi pengurangan jam kerja, serta melemahnya citra merek.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAktivisme Digitalen_US
dc.subjectBoikoten_US
dc.subjectMcDonald’sen_US
dc.subjectMedia Sosialen_US
dc.titleAktivisme Digital Dalam Kampanye Boikot Produk Mcdonald's di Indonesia Pada Tahun 2023-2024en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21323298


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record