Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Kesejahteraan Psikologis pada Mahasiswa Rantau di Yogyakarta
Abstract
Kesejahteran Psikologis merupakan kondisi psikologis yang tentu dimiliki oleh
setiap individu, tidak terkecuali mahasiswa rantau. Dalam menyelesaikan masa
studinya di daerah rantau mahasiswa sering mengalami berbagai permasalahan
yang memicu rendahnya tingkat kesejahteraan psikologis yang dimilikinya. Saat
ini masih ditemukan bahwa sebagian mahasiswa rantau memiliki kesejahteraan
psikologis yang tergolong rendah, terutama dalam beberapa dimensi kesejahteraan
psikologis yaitu seperti otonomi, penguasaan lingkungan serta hubungan positif
dengan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara
dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis pada mahasiswa rantau di
Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional
dengan melibatkan 700 partisipan yang sesuai dengan kriteria yang telah
ditentukan yaitu mahasiswa rantau di Yogyakarta, berjenis kelamin laki-laki
maupun perempuan. Instrumen skala pengukuran yang digunakan dalam
penelitian ini adalah Multidimensional Scale of Perceived Social Support
(MSPSS) dan Psychological Well Being Scale (PWBS). Hasil analisis
menggunakan korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan positif yang
signifikan antara dukungan sosial orang tua dan teman sebaya dengan
kesejahteraan psikologis dengan nilai (r = .345, p < 0.01). Artinya, semakin tinggi
tingkat dukungan sosial dari orang tua dan teman sebaya yang diperoleh
mahasiswa rantau, maka akan semakin tinggi tingkat kesejahteraan psikologisnya.
Collections
- Psychology [240]
