| dc.description.abstract | Tanaman herbal memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan dan telah digunakan
secara turun-temurun sebagai pengobatan tradisional di berbagai belahan dunia. Menurut World
Health Organization (WHO), sekitar 80% populasi dunia masih bergantung pada tanaman herbal
sebagai sarana perawatan kesehatan. Indonesia sendiri memiliki kekayaan hayati luar biasa,
dengan sekitar 30.000 dari total 40.000 jenis tanaman herbal dunia, menjadikannya sebagai negara
dengan keanekaragaman tanaman obat tertinggi di Asia. Namun, tantangan utama yang dihadapi
masyarakat, khususnya pelajar dan pengguna awam, adalah kesulitan dalam mengidentifikasi
berbagai jenis tanaman herbal karena kemiripan morfologi antarspesies, terutama pada bagian
daun. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem klasifikasi tanaman herbal berbasis
kecerdasan buatan (AI) dan teknologi pengolahan citra digital. Sistem ini menggunakan
pendekatan deep learning dengan arsitektur MobileNetV2 yang dilatih pada dataset berisi 11.750
citra daun dari 47 jenis tanaman herbal yang dikoleksi di Botanical SmartPark SMA UII. Proses
pengembangan mencakup pelatihan model klasifikasi, konversi ke model, serta integrasi ke dalam
aplikasi Android dengan fitur kamera dan pengenalan gambar secara real-time. Aplikasi diberi
nama "HERBfull Botanical SmartPark" dan dirancang untuk membantu pengunjung kebun dalam
mengidentifikasi tanaman herbal secara praktis melalui perangkat smartphone. Evaluasi sistem
dilakukan melalui dua tahap: pengujian menggunakan gambar data testing dan pengujian langsung
melalui aplikasi oleh partisipan. Pengujian dengan 470 gambar uji menunjukkan bahwa model
memiliki rata-rata akurasi sebesar 96,6%. Sementara itu, pengujian langsung oleh 4 partisipan
menggunakan perangkat berbeda menunjukkan rata-rata akurasi sebesar 81%, dengan waktu
respon sistem rata-rata 3,45 detik per proses klasifikasi. Selain itu, pengujian performa dan
stabilitas aplikasi dilakukan menggunakan metode Black Box Testing yang menunjukkan seluruh
fitur inti seperti login, pencarian tanaman, pengunggahan gambar, identifikasi, dan reset password
berjalan dengan baik tanpa kegagalan sistem. Aplikasi juga mampu berfungsi dengan stabil bahkan
pada kondisi jaringan internet yang lambat. Rancangan ini berhasil mencapai tujuan proyek dengan
menyelesaikan masalah efisiensi sekaligus memberi manfaat edukatif dalam pengenalan tanaman
herbal di Botanical SmartPark SMA UII. | en_US |