Pengaruh Penggantian Parsial Agregat Kasar Dengan Limbah Beton dan Semen Dengan Fly Ash Terhadap Sifat Mekanis Beton
Abstract
Beton merupakan material konstruksi utama yang banyak digunakan, namun pemanfaatan
agregat alami dan semen dalam jumlah besar berdampak pada lingkungan terutama melalui emisi
karbon global yang mencapai sekitar 8% dari total emisi dunia. Oleh karena itu, diperlukan alternatif
material ramah lingkungan melalui pemanfaatan limbah beton sebagai substitusi parsial agregat
kasar dengan limbah beton dan fly ash sebagai substitusi parsial semen dengan fly ash. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi limbah beton dan fly ash terhadap sifat mekanis
beton, meliputi kuat tekan, kuat tarik belah, dan modulus elastisitas, serta menentukan komposisi
optimum yang memberikan mutu terbaik.
Metode penelitian menggunakan mix design SNI 2834-2000 dengan mutu rencana f’c 25
MPa. Variabel tetap adalah fly ash sebesar 15% dari berat semen, sedangkan variabel bebas berupa
limbah beton sebesar 0%, 5%, 10%, 15%, 20%, dan 25% dari berat agregat kasar. Benda uji berupa
silinder berdiameter 150 mm dan tinggi 300 mm dengan jumlah total 70 sampel. Pengujian meliputi
uji kuat tekan (SNI 1974-2011), tarik belah (SNI 2491-2002), dan modulus elastisitas (ASTM C-
469, SNI 2847-2019) pada umur 28 hari.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa beton normal (BN) menghasilkan kuat tekan 27,74
MPa dan kuat tarik belah 2,63 MPa. Substitusi fly ash dan limbah beton mampu meningkatkan
kekuatan beton, dan peningkatan paling signifikan diperoleh pada variasi BV4 (15% fly ash dan
15% limbah beton) dengan kuat tekan 35,12 MPa atau naik 26,6% dari beton normal, serta kuat tarik
belah 2,97 MPa. Namun, penambahan limbah beton lebih dari 15% menurunkan sifat mekanis beton.
Dengan demikian, komposisi optimum terdapat pada campuran BV4 yang dinyatakan layak sebagai
material alternatif ramah lingkungan dalam pembuatan beton.
Collections
- Civil Engineering [4783]
