| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak program zakat produktif
terhadap aspek keuangan dan aspek sosial penerima program. Aspek keuangan
yang digunakan adalah keuntungan. Sedangkan aspek sosial yang digunakan adalah
1) variabel karyawan: jumlah karyawan yang dimiliki, jam kerja karyawan, jam
kerja pemilik; 2) variabel tingkat pembelian kembali; 3) variabel sedekah: intensitas
sedekah, sedekah dalam bentuk uang, membantu orang yang tidak dikenal,
keikutsertaan organisasi, dan jumlah hari yang digunakan untuk aktif berorganisasi.
Penelitian ini juga menggunakan beberapa kategori data, yaitu data semua
kelompok usaha, data usaha makanan, data usaha non-makanan, data usaha yang
dikelola perempuan, data usaha yang memperoleh satu kali pembiayaan, serta data
usaha yang memperoleh pembiayaan lanjutan. Penelitian ini menggunakan metode
propensity score matching (PSM) dengan penerima program Baznas Microfinance
Desa (BMD) Yogyakarta sebagai kelompok perlakuan dan pelaku UMKM yang
layak menerima program akan tetapi tidak menerima program sebagai kelompok
kontrol. Penggunaan metode ini merupakan yang pertama untuk mengukur dampak
program zakat produktif di Indonesia. Hasil evaluasi dampak pada variabel
keuntungan menunjukkan bahwa program zakat produktif memberikan dampak
yang positif dan signifikan bagi penerima program kecuali data usaha makanan.
Hasil evaluasi dampak pada variabel karyawan menunjukkan bahwa program zakat
produktif tidak memberikan dampak bagi penerima program kecuali data usaha
yang dikelola perempuan. Hasil evaluasi dampak pada variabel tingkat pembelian
kembali menunjukkan bahwa program zakat produktif memberikan dampak positif
dan signifikan bagi penerima program. Sedangkan pada variabel sedekah, hasil
evaluasi dampak menunjukkan bahwa program zakat produktif memberikan
dampak yang positif dan signifikan bagi penerima program. | en_US |