Show simple item record

dc.contributor.authorSaripulloh, Asep
dc.date.accessioned2026-02-04T04:38:12Z
dc.date.available2026-02-04T04:38:12Z
dc.date.issued2006
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/60200
dc.description.abstractPendidikan terhadap anak dalam lingkungan keluarga, merupakan kewajiban semua orangtua. Namun, dalam pelaksanaannya tidak sedikit orangtua yang melimpahkannya kepada pihak lain di luar lingkungan keluarga. Hal tersebut terjadi karena mereka sibuk bekerja di luar rumah sehingga kehilangan waktu untuk memperhatikan anak-anak mereka sebagaimana mestinya. Salah satu alternatif yang menjadi pilihan orangtua adalah menyerahkan anak-anak mereka ke Lembaga Pendidikan Pondok Pesantren. Permasalahan mendasar dalam penelitian ini adalah, bagaimana peran guru di Pondok Pesantren dalam kapasitasnya sebagai pengganti sebagian peran orangtua dalam pelaksanaan pendidikan anak usia 6 12 tahun dan bagaimana pula konsep pendidikan Pondok Pesantren yang sesuai dengan potensi intelektual yang dimiliki anak dengan memperhatkan tiga ranah pendidikan, yaitu: aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Kerangka dasar pemikira pemikiran dalam tulisan ini adalah bahwa konsep pendidikan anak yang sesuai adalah dengan melalui pendekatan-pendekatan sebagai berikut: keteladanan, au bisa terpenuhi apabila setiap guru memiliki pasehat, pemberian perhatian, dan pemberian hukuman. Hal tersebut bisa kedekatan hubungan dengan anak didik mereka dan memiliki beberapa sifat dasar sebagai pendidik, yaitu: ikhlas, takwa, ilmu, penyabar dan rasa tanggungjawab. Penelitian ini dilakukan di Pondok Pesantren Kanak-kanak Al-Qur'an Asy-Syifa Cijantung II, Ciamis Jawa Barat dengan menggunakan pendekatan deduktif. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara. Dalam hal ini wawancara dilakukan dengan pimpinan Pondok Pesantren Kanak-kanak Al-Qur'an Asy-Syifa Cijantung II, Ciamis Jawa Barat. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan deskriptif analitik dengan langkah-langkah: inventarisasi data, kategorisasi data, perbandingan data, penafsiran data, dan penyimpulan data. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa peran guru sebagai pengganti sebagian peran orangtua dalam proses pendidikan anak usia 6 - 12 tahun di lingkungan Pondok Pesantren adalah, guru berperan sebagai pendidik dan pengasuh. Sedangkan kebutuhan anak dalam hal pemenuhan kasih sayang, tetap hanya bisa dilakukan oleh orangtua mereka. Adapun konsep pendidikan yang sesuai untuk diterapkan di lingkungan Pondok Pesantren adalah pendidikan dengan pendekatan: keteladanan, adat istiadat, nasehat, pemberian perhatian dan pemberian hukuman.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPeran Guruen_US
dc.subjectProses Pendidikan Anak Usia 6-12 Tahunen_US
dc.subjectPondok Pesantren Kanak-Kanaken_US
dc.titlePeran Guru Sebagai Pengganti Sebagian Peran Orangtua Dalam Proses Pendidikan Anak Usia 6-12 Tahun Di Lingkungan Pondok Pesantren (Studi Kasus di Pondok Pesantren Kanak-kanak Al-qur'an Asy-syifa Cijantung II, Ciamis, Jawa Barat).en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM03913056


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record