| dc.description.abstract | PC all in one (AIO) memiliki keunggulan dari segi desain yang ringkas
karena seluruh komponen komputer terintegrasi dalam satu unit. Namun, kendala
muncul ketika monitor internal mengalami kerusakan, yang menyebabkan
pengguna harus menambahkan monitor eksternal. Kondisi ini mengakibatkan
ruang kerja menjadi sempit, tidak ergonomis, serta dapat mengganggu fungsi
kamera bawaan PC AIO. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan
perancangan dan pembuatan bracket monitor PC AIO menggunakan metode verein
deutscher ingenieure (VDI) 2221 yang memberikan pendekatan secara sistematis
dalam perancangan produk. Proses perancangan dilakukan melalui empat tahapan
utama, yaitu task clarification, conceptual design, embodiment design, dan detail
design. Pemodelan desain dilakukan menggunakan software 3D CAD, sedangkan
analisis pembebanan statis dengan parameter tegangan (stress), deformasi
(displacement), regangan (strain), dan faktor keamanan (safety factor). Hasil
simulasi menunjukkan nilai safety factor terkecil sebesar 1,16 pada ulir baut M5,
yang masih berada dalam batas aman. Material utama yang digunakan meliputi
besi hollow galvanis, pipa besi, plat besi, dan acrylic, dengan proses manufaktur
pemotongan, pengelasan, laser cutting, pembubutan, penghalusan, dan
pengecatan. Pengujian meliputi uji beban monitor, height adjustment, sudut tilt,
rotate, dan fungsi kamera bawaan PC AIO dengan membandingkan monitor
eksternal 19 inch dan 24 inch. Hasil pengujian menunjukkan bracket mampu
menopang beban hingga 6 kg, memberikan sudut tilt maksimum 50°, height
adjustment 220 mm, serta rotate 360°, tanpa mengganggu fungsi kamera bawaan.
Estimasi biaya produksi sebesar Rp. 370.630 dan harga jual Rp. 555.945.
Berdasarkan hasil tersebut, bracket monitor PC AIO dapat dijadikan sebagai solusi
ergonomis, hemat ruang, dan fungsional dalam meningkatkan kenyamanan dan
produktivitas pengguna komputer AIO. | en_US |