Analisis Kelimpahan dan Karakteristik Mikroplastik pada Topsoil Zone di TPA Piyungan Bantul
Abstract
Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sebagai pembuangan sampah terakhir
dan sampah yang didapatkan dominan oleh sampah plastik. Ketika sejumlah
besar plastik terkubur di tempat pembuangan sampah, plastik terpapar pada
kondisi lingkungan yang sangat ekstrem. Tanah dianggap sebagai salah satu
potensi reservoir utama lingkungan mikroplastik. Penelitian ini bertujuan
menganalisis kelimpahan dan karakteristik mikroplastik berdasarkan jumlah,
jenis, warna dan menganalisis kandungan polimer yang terkandung dalam
mikroplastik yang terdapat pada tanah kedalaman 20 – 30 cm di TPA
Piyungan. Analisis sampel dilakukan dengan menggunakan mikroskop dan
FTIR (Fourier Transform Infrared Spectroscopy) sesuai dengan metode yang
diacu yaitu National Ocanic and Atmospheric Administration (NOAA). Hasil
penelitian menunjukkan bahwa kelimpahan secara siginifikan lebih tinggi di
Zona 3. Kelimpahan mikroplastik di Zona 1, Zona 2, Zona 3 dan Tanah
Kontrol (TC) masing masing adalah 14,03 partikel/gram, 18,37
partikel/gram, 25,15 partikel/gram, 8,35 partikel/gram. Selain itu, ditemukan
jenis mikroplastik fragment (50%) dan warna mikroplastik yang
teridentifikasi didominasi warna hitam (39,7%). Adapun polimer pada
mikroplastik yang dianalisis menggunakan FTIR ditemukan jenis polimer
dengan skor kemiripan tertinggi yaitu Polyacetylene, Tencel, Cellopha,
Ramie, dan Cotton.
Collections
- Environmental Engineering [1831]
