• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Hukum Kewarisan Islam dan Maknanya dalam Ekonomi

    Thumbnail
    View/Open
    2011037.pdf (4.557Mb)
    Date
    2003
    Author
    Samsuri, Muh.
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Tesis ini membahas Hukum Kewarisan Islam dan maknanya dalam Ekonomi. Secara khusus permasalahan di sini adalah, bagaimana prinsip- prinsip dasar ekonomi Islam tentang kepemilikan harta, bagaimana prinsip- prinsip dasar Hukum Kewarisan Islam, dan apa saja nilai-nilai ekonomi yang terkandung dalam Hukum Kewarisan Islam. Pembahasan tentang prinsip-prinsip dasar ekonomi Islam berawal dari pembahasan tentang asas pokok filsafat ekonomi Islam, dan dari azas tersebut akan melahirkan nilai-nilai dasar Sistem Ekonomi Islam, yaitu nilai dasar kepemilikan, keseimbangan dan keadilan, yang merupakan pangkal (asal) nilai-nilai instrumental Sistem Ekonomi Islam. Sistem Kewarisan Islam sebagai salah satu nilai instrumental Sistem Ekonomi Islam, mengandung nilai-nilai/asas-asas yang sama dengan nilai-nilai dasar Sistem Ekonomi Islam tersebut. Kajian ini bertujuan melacak sejauh mana Hukum Kewarisan Islam mengandung nilai-nilai ekonomi dan implikasinya terhadap Sistem Ekonomi Islam. Kajian ini menggunakan pendekatan kajian hukum normatif, kajian terhadap asas-asas hukum, taraf sinkronisasi hukum dan perbandingan hukum. Analisa dilakukan dengan mengadakan sistemisasi terhadap bahan- bahan tertulis, kemudian menganalisanya dengan mempergunakan asas-asas hukum yang ada. Dari kajian ini dapat diketahui adanya persamaan-persamaan prinsip nilai-nilai dasar ekonomi Islam dengan asas-asas pokok Sistem Kewarisan Islam. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa Sistem Kewarisan Islam dilihat dari kacamata ekonomi, mengandung nilai-nilai penekanan terhadap kepemilikan yang terbatas terhadap sumber-sumber ekonomi, serta perlunya ditegakkan keadilan dan keseimbangan dalam Sistem Ekonomi Islam. Lebih tegas lagi, perempuan diberi kesempatan untuk berperan aktif dalam kegiatan ekonomi. Implikasi hukumnya adalah adanya kebebasan terbatas atas sumber- sumber ekonomi dan berlakunya asas ijbari (paksaan) dalam ekonomi Islam, pentingnya ditegakkan keadilan dan keseimbangan antar sesama pelaku ekonomi, dan terbukanya kebebasan dan persaman hak antara laki-laki dan perempuan dalam kegiatan-kegiatan ekonomi.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/60091
    Collections
    • Master of Islamic Studies [1637]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV