Sikap Remaja Terhadap Kegiatan Pendidikan Agama Islam (Studi Kasus di Desa Babakan Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal)
Abstract
Babakan adalah salah satu desa dari 18 desa di wilayah kec. Kramat, Kabupaten Tegal Jawa tengah. Pada tahun 1990 an, penduduk didesa Babakan ini terjdi semacam dekadensi moral. Setiap ada tontonan, apakah itu dangdut atau layar tancap di suatu lapangan di dekat desa Babakan sering terjadi keributan yang melibatkan penduduk desa ini, terutama para remajanya. Dan biasa nya perkelahian remaja di desa ini bertandang ke desa lain untuk menantang berkelahi atau untuk melakukan balas dendam. Disamping itu di desa ini juga ada beberapa pemuda yang mempunyai profesi pencuri, banyak penduduk, yang bertempat tinggal diwilayahnya RT penulis dan termasuk penulis sendiri, pernah kehilangan-kehilangan barang-barang yang hilang tersebut adalah sandal, tape rekorder, tabung gas, sepeda, TV, dan yang sering hilang adalah ayam. Peristiwa ini terjadi berkali-kali, masalah berikutnya adalah perjudian dan mabuk-mabukan. Pada tahun 2007 sampai sekarang, kegiatan-kegiatan tersebut di atas sudah sangat jarang terjadi. Ini disebabkan karena adanya figure yang mau aktif dalam pembinaan generasi muda terutama para remaja. Orang ini mampu memberi pengarahan dan bimbingan kepada masyarakat babakan terutama para remajanya, dan bahkan orang ini sudah membentuk kelompok-kelompok pengajian bagi-bagi remaja. Sekarang ada 5 kelompok pengajiann remaja. Dengan demikian para remaja di desa Babakan ini tidak meniru tingkah laku generasi sebelumnya seperti yang judi, mabuk dan mencuri. Dan juga orang ini mampu mengubah para remaja yang semula liar menjadi remaja yang sopan, remaja yang semula santun, remaja yang semula tidak ada keterkaitanya terhadap pendidikan agama menjadi tertarik terhadap keagamaan. Keadaan desa babakan di atas mengelitik penulis untuk melakukan penelitian, penulis mengungkap masalah-masalah tersebut dengan penelitian kwantitatif dengan cara menyebarkan angket ke para remaja yang penulis anggap mampu untuk memberikan jawaban yang representative, sehingga data-data yang penulis peroleh di harapkan dapat memperoleh jawaban secara utuh. Data yang kami peroleh dianalisis dalam bentuk kwalitatif melalui survey dan wawancara terhadap responden yang di mungkinkan dapat mewakili populasi. Dengan penelitian yang penulis lakukan dapat mengungkap berbagai persoalan yang selama ini terabaikan oleh kalangan pendidik, khususnya pendidik agama islam. Dan terabaikan pula oleh tokoh-tokoh masyarakat yang berkecimpung di bidang agama Islam, khususnya tokoh-tokoh yang sering memberikan khotbah jum'at di masjid Babakan. Pendidik dan tokoh-tokoh agama Islam harus ada kepedulian terhadap berbagai persoalan yang ada di masyarakat Babakan, khususnya adalah para remajanya sarana dan prasarananya, misalnya tempat-tempat untuk beribadah, untuk pengajian, buku-buku keagamaan dan kegiatan keagamaan, harus diperbanyak, kemudian pengguna metode untuk membina dan membimbing dan mengarahkan para remaja harus disesuaikan dengan tarap perkembangan remaja, sehingga para remaja semakin tertarik dengan pendidikan agama Islam.
Collections
- Master of Islamic Studies [1637]
