Pengaruh Guru Bimbingan dan Konseling Terhadap Penyelesaian Masalah Kenakalan Siswa SMK Muhammadiyah 2 Wates Kulon Progo
Abstract
Dunia pendidikan dewasa ini menghadapi berbagai masalah yang sangat komplek yang perlu mendapatkan perhatian. Masalah-masalah tersebut antara lain kurikulum yang berubah-ubah, keadaan guru yang kurang memenuhi syarat dari segi tingkat pendidikan, fasilitas sekolah yang tidak lengkap maupun masalah kesiswaan yang menyebabkan menurunnya tata krama sosial dan etika moral dalam praktek kehidupan sekolah sehingga menimbulkan maraknya berbagai penyimpangan norma kehidupan agama dan sosial kemasyarakatan yang terwujud dalam bentuk kenakalan siswa di sekolah. Pendidikan pada hakikatnya merupakan usaha sadar untuk pengembangan kepribadian dan pendidikan juga bermakna proses membantu individu baik jasmani dan rohani kearah terbentuknya kepribadian utama (pribadi yang berkualitas). Dengan adanya bimbingan dan konseling di Sekolah tentunya dapat mengantisipasi adanya berbagai macam kenakalan siswa yang ada dilingkungannya. Dengan mengarahkan pribadi-pribadi yang dapat berkembang secara optimal sesuai dengan potensi dan karakteristiknya. Dari latar belakang tersebut diatas, peneliti melakukan penelitian Di SMK Muhammadiyah 2 Wates Kulon Progo dengan fokus kepada "pengaruh guru bimbingan dan konseling terhadap penyelesaian masalah kenakalan siswa SMK Muhammadiyah 2 Wates kulon Progo". Sedangkan yang menjadi pertanyaan peneliti adalah bagaimanakah pengaruh guru bimbingan dan konseling terhadap penyelesaian masalah kenakalan siswa SMK Muhammadiyah 2 Wates kulon Progo? Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat diskriptif kualitatif non statistic dengan mengunakan studi kasus. Data diperoleh melalui dokumentasi dan wawancara. Data dianalisis menggunakan analisis intraktif Miles dan Huberman. Hasil dari penelitian bahwa dalam proses pelaksanaan bimbingan dan konseling, guru bimbingan dan konseling (konselor) menggunakan program/kurikulum dalam bentuk layanan dan strategi mampu menyelesaikan masalah kenakalan siswa, sehingga siswa dapat menyadari atas masalah yang dihadapinya setelah mendapatkan pembelajaran dan sanksi yang diberikan oleh guru bimbingan dan konseling yang akhirnya menyadari kesalahan tersebut sehingga dapat menuju perubahan yang lebih baik.
Collections
- Master of Islamic Studies [1637]
