Show simple item record

dc.contributor.authorLarasati, Tiara Putri
dc.date.accessioned2026-01-31T08:22:06Z
dc.date.available2026-01-31T08:22:06Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/60068
dc.description.abstractAksi pembungkaman oleh Israel dan pengabaian perspektif Palestina terutama pada media arus utama barat menjadikan adanya ketimpangan pemberitaan dalam lingkup konflik Israel-Palestina 2023. Dalam hal ini, Eye on Palestine menjadi salah satu aktor penting yang dapat mendukung penyuaraan terhadap perspektif Palestina. Sebab, Eye on Palestine merupakan aktor yang bersumber dari warga sipil Palestina sendiri sebagai sebuah platform di sosial media, terutama Instagram. Untuk menelaah peran Eye on Palestine lebih dalam, hal ini dapat ditinjau menggunakan teori framing William A. Gamson dan Andre Modigliani yang disebut interpretative package. Di mana, teori tersebut menekankan bagaimana media dapat menyampaikan inti makna melalui beberapa condensing symbol. Hasil dari penelitian dapat diasumsikan bahwa Eye on Palestine mampu berperan dalam mendukung penyuaraan perspektif Palestina. Hal ini sebagaimana simbol-simbol yang digunakan Eye on Palestine dapat membangun inti makna yang dapat mewakili sisi Palestina itu sendiri, seperti menekankan sisi penderitaan warga Palestina sebagai korban maupun membentuk citra positif Palestina.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectEye on Palestineen_US
dc.subjectFramingen_US
dc.subjectKonflik Israel-Palestinaen_US
dc.titleAnalisis Framing Gamson dan Modigliani dalam Pemberitaan Eye On Palestine Tahun 2023en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21323299


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record