Konsepsi Merelevansikan Nilai-Nilai Islam dalam Bidang Pengajaran Umum di Madrasah Al-Khoirriyyah Ciparay Garut
Abstract
Masalah yang muncul dalam penelitian ini ialah tentang pelaksanaan merelevansikan nilai-nilai Islam kedalam aktivitas proses belajar mengajar bidang pengajaran umum. Proses pembelajaran dengan merealisasikan keislaman merupakan tujuan pembelajaran di lingkungan Madrasah Al-Khoerriyyah Ciparay-Garut dalam rangka mengemban "Misi" mempersiapkan dan membina insan-insan yang beriman, bertaqwa, dan berakhlakul karimah". Dalam konteks pendidikan nasional, usaha tersebut dilakukan dalam rangka menanamkan nilai- nilai keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan yang Maha Esa. Asumsi yang berkembang yaitu semua ilmu pengetahuan ditujukan untuk mengetahui rahasia- rahasia dalam ciptaan Alloh SWT melalui proses pengajaran yang tidak perlu lagi memandang ilmu secara dualistic, Ilmu pengetahuan umum dan agama, yakni konsep-konsep pengajaran baik yang bersifat khusus keagamaan ataupun yang bersifat umum disajikan dengan proses saling mengisi antara satu dan keduanya. Secara konsep metode merelevansikan nilai-nilai Islan dalam pengajaran umum mengandung criteria bahwa pendidikan bukan suatu perbuatan yang hanya mentransper bahan pengajaran, melainkan memperhitungkan pula masa depan anak didik agar mampu mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam materi pengajaran kedalam prilakunya sehari-hari, baik terhadap pribadi, keluarga. masyarakat, bangsa dan negara Dalam menghadapi ekselarasi pembangunan di bangsa dan negara Dalam menghadapi eksela indonesia, masyarakat tanggung jawab atas terselenggaranya masyarakat Indonesia yang adil dan makmur, baik spiritual maupun material. Pengajaran umum merupakan bagian dari ilmu pengetahuan secara keseluruhan. tidak akan pernah bebas dari nilai-nilai derajat kemanusian yang memiliki dasar keyakinan bahwa ilmu Alloh SWT Sebagai bagian dari ilmu pengetahuan, bidang pengajaran umum ini bisa juga diberi muatan keagamaan, dengan mensosialisasikan detenisi keislaman ketika mentransformasikan materi pengajaran ummun kepada anak didik. Apabila konsep merelevansikan nilai-nilai Islam ini memiliki sifat terbuka terhadap pengkajian berbagai Ilmu pengetahuan secara universal atau lentur sebagaimana tampak pada teori-teori para pakar pendidikan seperti munculnya paradigmna konitimen nilai-nilai Islam yang "Rahmatan lil-Alamin", dalam Al- Qur'an "Semua Ilmu (Ilmu pasti, Ilmu alam, ilmu humoria, filsafat, ilmu agama) merupakan suatu kesatuan dan hakikatnya adalah penjelmaan dan perpanjangan saja dari ayat-ayat tuhan sendiri. Dalam pengajian nilai-nilai terhadap manusia, pendidikan Islam tentunya mendukung pertumbuhan manusia dalam berbagai aspek kehidupan baik spiritual, material, intelektual, imajinatif, fisik, ilmiah bahkan penggunaan bahasa. Dalam kaitannya dengan pengajaran umum, penguasaan dan pembangunan sains bukan saja termasuk amal sholeh melainkan juga merupakan bagian dari komitmen keimanan kepada Alloh SWT.
Collections
- Master of Islamic Studies [1637]
