Upaya Mewujudkan Keluarga Samawa Pada Pasangan Hidup Berjauhan (Long Distance Marriage) Studi Kasus Pekerja Offshore Kabupaten Kepulauan Anambas
Abstract
Di era modern saat ini, tuntutan pekerjaan semakin tinggi sehingga banyak pasangan suami istri memilih hidup berjauhan (Long Distance Marriage) demi memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji tantangan yang dihadapi oleh pasangan yang menjalani hidup berjauhan, khususnya pekerja offshore di Kabupaten Kepulauan Anambas, serta strategi yang mereka gunakan untuk mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, warahmah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan merupakan penelitian lapangan (field research) yang dilakukan langsung di lapangan untuk memperoleh data yang objeknya berada di Kabupaten Kepulauan Anambas. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap lima orang informan yang merupakan suami sekaligus kepala keluarga pekerja offshore, dengan proses wawancara yang dilakukan selama satu bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasangan LDM menghadirkan tantangan utama berupa keterbatasan komunikasi, kesulitan dalam pengasuhan anak, serta beban emosional seperti rasa rindu dan kekhawatiran, terutama saat keluarga sakit. Meski demikian, para pasangan berupaya menjaga keharmonisan rumah tangga melalui komunikasi yang baik, saling percaya, komitmen, dan keterbukaan. Selain itu, nilai-nilai seperti keimanan, kesabaran, keikhlasan, dan tawakal menjadi pondasi penting dalam mewujudkan keluarga samawa. Penelitian ini juga menemukan bahwa hubungan pernikahan jarak jauh memiliki dampak positif dan negatif, di mana secara finansial keluarga lebih tercukupi dan pasangan lebih menghargai waktu bersama, namun seringkali mengalami kesulitan komunikasi dan beabn emosional yang cukup berat.
Collections
- Islamic Law [923]
