| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh variasi heat treatment terhadap sifat fisik dan mekanik hasil pengelasan GMAW (Gas Metal Arc Welding) pada baja karbon rendah AISI 1005. Proses pengelasan dilakukan menggunakan gas pelindung argon, kemudian diberi perlakuan preheat suhu 400°C dan PWHT (Post Welding Heat Treatment) dengan variasi suhu 550°C, 600°C, dan 650°C sebelum dilakukan pengujian. Karakterisasi meliputi uji kekerasan, tarik, bending, impak, korosi, serta pengamatan struktur mikro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi suhu PWHT (Post Welding Heat Treatment) berpengaruh signifikan terhadap distribusi sifat mekanik. Struktur mikro berubah dari ferrite–pearlite pada kondisi awal menjadi lebih homogen dengan rekristalisasi sempurna pada 650°C. Uji tarik menunjukkan tegangan tarik tertinggi sebesar 383,64 MPa pada 650°C, sedangkan regangan maksimum 28,85% diperoleh pada 600°C. Nilai bending tertinggi tercatat 472,53 MPa pada 650°C, sementara energi impak tertinggi 46,38 Joule dengan harga impak 2,11 J/mm dicapai pada 600°C. Uji kekerasan memperlihatkan logam las selalu memiliki nilai tertinggi, dengan peningkatan signifikan pada logam induk setelah PWHT 650°C. Seluruh spesimen juga menunjukkan ketahanan korosi yang baik. Secara keseluruhan, suhu PWHT 650°C dinilai paling efektif untuk meningkatkan homogenitas mikrostruktur, kekuatan tarik, dan bending, sedangkan suhu 600°C lebih optimal untuk keuletan dan ketangguhan. | en_US |