• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Informatics
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Informatics
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Konsep Teologi Pembebasan dalam Pendidikan Islam

    Thumbnail
    View/Open
    04913134.pdf (3.912Mb)
    Date
    2007
    Author
    Nursyamsi, Asep
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Teologi Pembebasan merupakan pengembangan dari Teologi Tradisional, yang dalam menfasirkan tentang Tauhid yang merupakan konsep pokok ada perbedaan, yaitu, dalam Teologi Tradisional tauhid ditafsirkan dengan hanya tentang keesaan Allah tetapi dalam Teologi Pembebasan bukan hanya tentang keesaan Allah tetapi menjadikan kesatuan manusia dalam arti manusia tidak ada perbedaan, tidak ada kelas. Dalam Teologi Tradisional masyarakat masih ada yang memahami syirik itu apabila menyembah berhala atau benda yang lainnya padahal fenomena kemusyrikan bukan sampai di sana, manusia memperbudak sesamanya, mempertuan kedudukan, kekayaan juga termasuk pengabdian kepada selain Allah, untuk itu adanya Teologi Pembebasan ini untuk melengkapi Teologi Tradisonal yang tujuannya untuk membebaskan manusia dari seluruh penghambaan kepada selain Allah. Tujuan Penelitian adalah: (1). Untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang segala sesuatu yang bisa menyebabkan kemusyrikan, (2). Mengkaji Konsep apa yang digunakan dalam Teologi Pembebasan Pendidikan Islam sehingga diharapkan akan mudah memahaminya. Penelitian ini bersifat kualitatif, menggunakan metode Library Research dengan pendekatan Historis dan Filsafat Pendidikan. Pengumpulan data dilakukan Study kepustakaan dan informasi yang lain, sedangkan analisa data menggunakan deskriptif analisis. Dari hasil penelitian ini diperoleh bahwa pemahaman masyarakat tentang syirik masih diartikan dengan penyembahan kepada berhala dan benda yang lainnya, belum dibebaskan dari segala sesuatu penghambaan kepada selain Allah. Selanjutnya untuk memudahkan pemahaman tentang Teologi Pembebasan harus mengetahui konsep yang digunakan yaitu tauhid yang maknanya terdapat pada kalimat "laa ilaha illallah" yang hakekatnya menyerahkan diri dan kepatuhan kepada Allah saja dan meninggalkan kepatuhan kepada selain Allah. Adapun saran-saran yang dikemukakan dalam penelitian ini, untuk memberikan motivasi kepada masyarakat dalam menambah wawasan keilmuan dan untuk terus memahami tauhid yang merupakan konsep teologi dan fondasi agama, sehingga akan mempunyai keimanan dan ketauhidan yang kuat yang tidak akan pernah hancur dan hilang seiring dengan kemajuan zaman.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/59967
    Collections
    • Master of Informatics [361]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV