| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui tentang strategi guru dalam membentuk sikap positif siswa terhadap pembelajaran Qur'an Hadits di MI Al Iman Ngadirojo; (2) Mengetahui implikasi upaya guru dalam membentuk sikap positif siswa terhadap peningkatan prestasi belajar Qur'an Hadits. Penelitian ini dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah Al Iman Ngadirojo pada semester gasal tahun pelajaran 2010/2011. Data diperoleh dengan menggunakan pengamatan, wawancara,pembuatan catatan lapangan dan penggunaan dokumen. Teknik analisis yang digunakan adalah analisi kualitatif, yang terdiri dari tiga alur kegiatan yang terjadi secara bersamaan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Kompenen analisis data interaktif ini merupakan upaya berlanjut, berulang dan terus menerus. Masalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan merupakan rangkaian kegiatan analisis yang saling menyusul. Hasil penelitian di MI Al Imas Ngadirojo ini adalah penelitian yang didasarkan pada tiga unsur strategi guru dalam membentuk sikap positif siswa terhadap pembelajaran Qur'an Hadits yaitu strategi pengorganisasian pembelajaran, strategi penyampianan pembelajaran dan strategi pengelolaan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam membentuk sikap positif siswa dalam pembelajaran Qur'an Hadits di MI Al Iman belum sepenuhnya seperti yang diharapkan. Upaya guru dalam membentuk sikap positif siswa tersebut berpengaruh terhadap prestasi pembelajaran Qur'an Hadits yang meliputi pengembangan media pembelajaran,pengembangan metode pembelajaran dan pengembangan model evaluasi pembelajaran. Ketiga hal tersebut juga belum terlaksana sesuai dengan yang diharapkan. Sehingga prestasi siswa di MI Al Iman Ngadirojo masih relatif rendah. Dengan demikian, disarankan kepada guru serta pengelola madrasah pengembangan media pembelajaran harus mengacu pada kualitas,teori belajar,hasil belajar serta proses pembelajaran yang harus mudah diterima oleh peserta didik. Pengembangan metode harus mengacu pada tujuan yang ingin dicapai,karakteristik bahan yang akan diajarkan, tingkat pengetahuan dan kemampuan siswa,situasi kelas dan ruangan belajar harus nyaman, disamping itu sebelum mengajar hendaklah metode itu dipersiapkan terlebih dahulu. Pengembangan evaluasi pembelajaran aspek yang dinilai meliputi kognitif, afektif, psikomotorik. Tes yang dilaksanakan guru harus valid dan realibilitas, bail itu tes lesan,maupun tertulis baik uraian dan obyektif tes harus terlaksana dengan baik agar pengaruh upaya tersebut dapat meningkatkan prestasi siswa. Di samping itu guru harus menilai kepribadiannya, baik ditinjau dari segi ibadah sholatnya ataupun pengamalan ibadah lainnya. | en_US |