Show simple item record

dc.contributor.authorAhmadi, Arohman Shidiq
dc.date.accessioned2026-01-29T08:11:34Z
dc.date.available2026-01-29T08:11:34Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/59956
dc.description.abstractPenelitian ini menganalisis peran World Food Programme (WFP) dalam mengatasi kerawanan pangan di Palestina dalam periode tahun 2018-2022 sesuai dengan program Country Strategic Plan WFP. Kerawanan pangan di wilayah ini merupakan isu krusial yang diperparah oleh konflik berkepanjangan, blokade, tantangan ekonomi, dan dampak pandemi COVID-19, yang memuncak pada 2 juta jiwa terdampak pada tahun 2020. Menggunakan teori Organisasi Internasional Clive Archer, penelitian ini berfokus pada fungsi operasional, artikulasi dan agregasi, serta informasi WFP. Argumen sementara menunjukkan bahwa WFP berperan sentral melalui program bantuan langsung, fasilitasi kerja sama internasional, dan sebagai informasi kebijakan bantuan pangan. Temuan menunjukkan WFP secara konsisten menyalurkan bantuan pangan dan transfer berbasis uang tunai (CBT) kepada ratusan ribu jiwa, secara adaptif meningkatkan respon saat pandemi, dan menghadapi tantangan pendanaan. WFP juga memperkuat kapasitas institusi nasional Palestina dan memperluas kemitraan, termasuk dengan sektor swasta, untuk efisiensi distribusi. Selain itu, WFP berperan vital sebagai sumber informasi otoritatif melalui pengumpulan dan penyebaran data, yang mempengaruhi alokasi sumber daya dan strategi intervensi global.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectBantuan Kemanusiaanen_US
dc.subjectKonfliken_US
dc.subjectKerawanan Panganen_US
dc.subjectOrganisasi Internasionalen_US
dc.subjectPalestinaen_US
dc.subjectWorld Food Programme (WFP)en_US
dc.titlePeran World Food Programme (WFP) dalam Mengatasi Kerawanan Pangan di Palestina Tahun 2018 - 2022en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21323057


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record