• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Evaluasi Penggunaan Kortikosteroid Pada Pasien Anak Rawat Inap di RS Pku Muhammadiyah Yogyakarta Pada Tahun 2024

    Thumbnail
    View/Open
    21613254.pdf (3.888Mb)
    Date
    2025
    Author
    Rahmatullah, LL Satria
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Penggunaan kortikosteroid pada populasi anak harus dilakukan secara hati-hati mengingat potensi ketidaktepatan pada obat, dosis, indikasi bahkan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ketepatan penggunaan kortikosteroid pada pasien anak rawat inap di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta sepanjang tahun 2024. Tujuan: Memberikan gambaran menyeluruh tentang jenis, dosis, bentuk sediaan, indikasi, durasi, serta ketepatan penggunaan kortikosteroid. Metode: Penelitian ini bersifat observasional deskriptif dengan desain cross- sectional dan pendekatan retrospektif, yaitu menggunakan data sekunder dari rekam medis pasien anak yang dirawat inap selama tahun 2024 di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Hasil: Mayoritas pasien adalah balita perempuan tanpa komorbid, dirawat ≤4 hari, dengan terapi tunggal kortikosteroid. Mayoritas penyakit yaitu Pneumonia (33,9%). Kortikosteroid yang paling banyak digunakan adalah metilprednisolon (64%). Evaluasi terapi menunjukkan ketepatan pada pasien (100%) dan indikasi (99,6%), tepat dosis (93%) dan tepat obat (89,25%). Namun masih ditemukan tidak tepat dosis (7%), terutama overdosis metilprednisolon. Kesimpulan: Mayoritas pasien anak di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta adalah balita perempuan tanpa komorbid, dirawat ≤4 hari, dan mendapat terapi tunggal kortikosteroid. Penyakit terbanyak adalah Pneumonia. dengan metilprednisolon sebagai kortikosteroid utama. Evaluasi pengobatan menunjukkan ketepatan tinggi pada aspek pasien dan indikasi, dan masih ditemukan tidak tepat dosis, terutama overdosis metilprednisolon.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/59954
    Collections
    • Pharmacy [1834]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV