| dc.description.abstract | Kecamatan Rumbai merupakan kecamatan yang sangat maju, karena hampir semua perusahaan besar berskala nasional atau internasional beroperasi di kecamatan Rumbai ini. PT. Caltex Pacific Indonesia salah satu perusahaaan yang beroperasi. Namun masalah yang dihadapi oleh perusahaan besar yang beroperasi di sana adalah masyarakat miskin yang telah ada di sekitar perusahaan tersebut. Keadaan masyarakat tempatan yang serba kekurangan, menjadikan perbedaan yang sangat besar dengan karyawan yang hampir semuanya datang dari luar daerah tersebut. Realitas ini ditanggapi serius oleh karyawan PT. Caltex Pacific Indonesia dengan menggalang dana lewat pengumpulan dana zakat profesi yang dikumpulkan lewat Lembaga Zakat Pizsa, untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat di sekitar perusahaan, aktivitas ini secara bertahap terus berlangsung sehingga dapat membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan serta para karyawan dapat beramal dengan mengeluarkan zakat profesi. Untuk mengetahui bagaimana Lembaga Zakat Pizsa dalam mengelola dana zakat menjadi dana zakat yang produktif dan mengena sasaran maka peneliti megangkat judul penelitian sebagai berikut Pengelolaan Zakat Profesi (Studi Kasus Pada Lembaga Pizsa PT. Caltex Pacific Indonesia di Rumbai Tahun 1996-1999). Beranjak dari uraian di atas, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1). Bagaimana lembaga Pizsa PT. Caltex Pacific Indonesia dalam mengelola dana zakat profesi baik dalam pengumpulan dan pendistribusiannya, (2). Bagaimana tanggapan masyarakat atas keberadaan lembaga Pizsa dalam mengangkat taraf kehidupan masyarakat sekitar perusahaan. Pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini adalah naturalistik, dengan metode yang dipakai adalah observasi dan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan 50 responden dari 135 populasi yang di bantu oleh lembaga Pizsa selama tahun 1996-1999, 47 orang atau 94% menyatakan keberadaan lembaga ini sangat bermanfaat, bantuan yang diberikan oleh lembaga ini dari tahun 1996-1999 berupa uang untuk kebutuhan harian sebesar Rp. 161.829.000, sedangkan bantuan untuk modal Rp. 123.907.000. | en_US |