• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Psychology
    • Psychology
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Psychology
    • Psychology
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Resiliensi dan Perilaku Bullying Pada Remaja Akhir

    Thumbnail
    View/Open
    21320266.pdf (3.796Mb)
    Date
    2025
    Author
    Irham, Muhammad
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara resiliensi dan perilaku bullying pada remaja akhir. Resiliensi dipahami sebagai kemampuan individu untuk bertahan dan beradaptasi dalam menghadapi tekanan hidup, sedangkan perilaku bullying didefinisikan sebagai tindakan agresif yang dilakukan secara berulang dengan tujuan menyakiti individu lain secara fisik, verbal maupun psikologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Penelitian dilakukan kepada 119 responden remeja akhir berusia 18-21 tahun. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC 25) yang telah di adaptasi oleh Prawita & Heryadi (2023) dan skala perilaku bullying adalah The Form of Bullying Scale Prepratation (FBS-P) yang telah di adaptasi oleh Indah (2017). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan secara positif antara resiliensi dan perilaku bullying, yang artinya semakin tinggi tingkat resiliensi individu, maka semakin tinggi pula kecenderungan perilaku bullying. Hasil ini tidak sesuai dengan hipotesis awal yang memperkirakan hubungan negatif atau hipotesis ditolak. Analisis lebih lanjut terhadap aspek-aspek resiliensi menunjukkan bahwa pengaruh spiritualitas merupakan satu-satunya aspek yang berhubungan negatif dengan perilaku bullying. Artinya, semakin tinggi nilai spiritualitas yang dimiliki individu, maka semakin rendah kecenderungannya untuk melakukan tindakan bullying. Temuan ini menegaskan pentingnya dimensi nilai dan moral dalam membentuk arah penggunaan resiliensi. Oleh karena itu, pengembangan resiliensi pada remaja perlu disertai dengan penguatan nilai-nilai etis agar resiliensi tersebut terarah pada perilaku yang positif dan konstruktif.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/59917
    Collections
    • Psychology [240]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV