Perjanjian Leasing dalam Kajian Normatif Ekonomi Islam (Studi Kasus Pada PT. Paramulti Finance Bandung Tahun 1996-2001)
Abstract
Islam bukan sekedar aturan ritual, melainkan memiliki aturan bisnis yang disebut mu'amalah yang di dalamnya antara lain ba'i aqad/transaksi jual beli, yang didefinisikan sebagai tukar menukar barang dengan barang atau uang secara kontan, aqad ijarah/transaksi sewa, atau yang didefinisikan sebagai suatu jenis aqad mengambil manfaat dengan penggantian, aqad ba'i al murabahah/ transaksi jual beli dengan harga pokok ditambah keuntungan, baik melalui pembayaran cash atau mengangsur, dan lain-lain. Islam selain memiliki institusi bisnis seperti tersebut di atas, juga memiliki aturan pokok berupa perintah/keharusan dan larangan serta kaidah-kaidah, misalnya: pada pokoknya semua mu'amalah adalah mubah kecuali ada dalil yang melarangnya. Islam melarang zulm, riba dan mengharuskan adanya kerelaan pada sikap transaksi. Namun kerelaan tidak menghilangkan larangan dan lain-lain. Juga dikenal hak khiyar: khiyar majlis, aibi dan syarti. PT. Paramulti Finance Bandung berkedudukan di Jakarta sebagai pusat dan memiliki cabang- cabangnya antara lain di Bandung, ia adalah sebuah lembaga keuangan non Bank. Produknya antara lain transaksi leasing pada pokoknya adalah pengadaan pembiayaan bagi perusahaan yang membutuhkan barang modal, dengan cara menyewanya, namun padanya diberi hak opsi pada perjalanan masa penyewaan. Masalah yang diajukan dalam thesis ini meliputi kedudukan hukum leasing, hak opsi dan tanggung jawab terhadap resiko yang timbul dalam perjanjian leasing. Kesemua masalah ini dilihat dari sisi normatif ekonomi Islam. Adapun tujuan penelitian adalah untuk mengetahui secara jelas ketiga masalah tersebut dari sisi hukum Islam, guna mengatasi kelesuan perusahaan yang didera persaingan dengan menjamurnya BMT (Baitul Mal Watamwil) di Bandung pada dekade 1990-2000 yang transaksinya non ribawi. Adapun dalam pembahasan ini, penulis mengumpulkan data-data dari sumber data literatur maupun data empirik. Pada hak ekainya semua data yang dibutuhkan balik menyangkut data tentang aturan ekonomi Islam secara normatif, maupun data tentang leasing dengan segala paradigmanya, juga tentang perjanjian leasing yang dibuat oleh PT. Paramulti Finance Bandung pada tahun 1996 - 2001 adalah data tertulis sehingga sumber penelitian ini pun menggunakan sumber tertulis baik buku maupun dokumen, maka penggalian datanya menggunakan teknik yang biasa dipakai dalam penelitian library yaitu content analysis Content analysis adalah metodologi penelitian yang memanfaatkan seperangkat prosedur untuk menganalisa isi obyek penelitian kemudian menarik kesimpulan yang sahih dari buku-buku atau dokumen. Penyusunan thesis ini secara keseluruhan berdasarkan library research, maka penulis dalam menganalisa data menggunakan metode-metode sebagai berikut: deduktif, induktif, komparatif dan analisis. Dari hasil kajian maka dapat ditarik kesimpulan, bahwa kedudukan hukum transaksi leasing yang dilakukan oleh PT. Paramulti Finance Cabang Bandung sekalipun transaksi tersebut telah memenuhi rukun dan syarat transaksi, namun termasuk al manhi anhu, sebab didalamnya mengandung riba. Dan bahwa hak opsi yang dilakukan pada PT. Paramulti Finance tidak menyimpang dari norma ekonomi Islam, bahkan merupakan faktor pencair terhadap keraguan adanya double transaksi yang dilarang dalam bisnis Islam. Demikian juga tanggung jawab yang diatur oleh PT. Paramulti Finance bila terjadi resiko dalam transaksi leasing adalah tidak menyalahi prinsip norma ekonomi Islam.
Collections
- Master of Islamic Studies [1637]
