Hubungan Keterlibatan Ayah Dalam Pengasuhan dan Status Identitas Diri Pada Remaja Akhir
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterlibatan ayah dalam pengasuhan
dengan identitas diri pada masa remaja akhir. Penelitian ini menggunakan metode penelitian
kuantitatif dengan menggunakan skala likert. Subjek dalam penelitian ini melibatkan 194 subjek
berusia 18-22 tahun. Skala keterlibatan ayah dalam pengasuhan menggunakan alat ukur
Nurturance Fathering Scale (NFS) dan skala identitas diri menggunakan alat ukur Objective
Measure of Identity Status Second Version (EOMEIS-2). Hasil analisis menunjukkan hubungan
positif yang signifikan antara keterlibatan ayah dan identitas diri, dengan koefisien korelasi r =
0,475 dan p < 0,001. Semakin tinggi keterlibatan ayah dalam pengasuhan, semakin kuat identitas
diri remaja. Penelitian ini menekankan pentingnya peran ayah dalam mendukung perkembangan
identitas remaja, terutama dalam menghadapi masa transisi menuju dewasa. Berdasarkan hasil
analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa hipotesis dalam penelitian ini diterima.
Collections
- Psychology [240]
