Show simple item record

dc.contributor.authorAzzahra, Laura Elsa
dc.date.accessioned2026-01-29T03:20:44Z
dc.date.available2026-01-29T03:20:44Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/59889
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan mengeksplorasi hubungan antara empati dan altruisme pada mahasiswa, dengan latar tren menurunnya kesadaran sosial. Pemahaman faktor psikologis yang mendorong perilaku prososial penting untuk membentuk individu yang peduli. Empati, menurut (Davis, 1983), mencakup dimensi kognitif dan emosional yang memungkinkan seseorang memahami serta merasakan perasaan orang lain, yang berpotensi mempengaruhi tindakan altruistik. Altruisme dipahami sebagai bantuan sukarela tanpa mengharapkan imbalan (Fekken, 1980). Penelitian kuantitatif dengan desain korelasi ini melibatkan 155 mahasiswa berusia 18–25 tahun melalui teknik non-probabilitas. Instrumen yang digunakan ialah Interpersonal Reactivity Index (IRI) untuk mengukur empati dan Self-Report Altruism Scale untuk menilai altruisme. Analisis korelasi pearson dan regresi linier berganda menunjukkan bahwa empati, khususnya kemampuan mengambil perspektif dan imajinasi sosial, berkontribusi signifikan terhadap perilaku altruistik mahasiswa. Temuan ini menekankan pentingnya pengembangan intervensi pendidikan yang menumbuhkan empati dan altruisme di perguruan tinggi. Upaya tersebut tidak hanya mendukung keberhasilan akademik, tetapi juga membentuk mahasiswa yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAltruismeen_US
dc.subjectEmpatien_US
dc.subjectMahasiswaen_US
dc.titleHubungan Empati dengan Altruisme Pada Mahasiswaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21320102


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record