Show simple item record

dc.contributor.authorHanifa, Neysa Mahira
dc.date.accessioned2026-01-29T03:14:20Z
dc.date.available2026-01-29T03:14:20Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/59885
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara flourishing dengan kesiapan menikah pada Generasi Z yang memiliki latar belakang orang tua bercerai. Partisipan penelitian ini terdisi dari 86 orang Generasi Z berusia 19–28 tahun (22 laki-laki dan 64 perempuan) yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah Flourishing Scale (Diener dkk., 2010; α = 0,884) dan Skala Kesiapan Menikah (Shemila & Manikandan, 2018; α = 0,953). Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Spearman karena data tidak sepenuhnya terdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara flourishing dan kesiapan menikah (r = 0.106, p = 0.331). Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara flourishing dengan kesiapan menikah (ρ = 0,106, p = 0,331, N = 86, CI 95%), nilai korelasi yang rendah mengindikasikan efek yang sangat lemah, sehingga hipotesis ditolak. Temuan ini menunjukkan bahwa tingkat kesejahteraan psikologis yang tinggi tidak selalu berhubungan dengan kesiapan menikah pada Generasi Z dengan latar belakang orang tua bercerai. Penelitian ini menekankan perlunya intervensi multidimensional, termasuk kesiapan finansial, keterampilan hidup, dan dukungan keluarga untuk meningkatkan kesiapan menikah generasi muda.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectFlourishingen_US
dc.subjectKesiapan Menikahen_US
dc.subjectGenerasi Zen_US
dc.subjectPerceraian Orang Tuaen_US
dc.titleHubungan Antara Flourishing dan Kesiapan Menikah Pada Generasi Z dengan Latar Belakang Orang Tua Berceraien_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21320233


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record