• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Respon Basyarnas Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta Terhadap Kewenangan Pengadilan Agama dalam Menyelesaikan Sengketa Ekonomi Syariah

    Thumbnail
    View/Open
    05913148.pdf (5.172Mb)
    Date
    2008
    Author
    'Arif, Muhammad
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini dilakukan di Badan Arbitrase Syariah Nasional (Basyarnas) Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta dengan judul: "Respon Basyarnas Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta Terhadap Kewenangan Pengadilan Agama Dalam Menyelesaikan Sengketa Ekonomi Syariah". Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan sekaligus mendeskripsikan respon Pengurus Basyarnas Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta terhadap kewenangan pengadilan agama dalam menyelesaikan sengketa ekonomi syariah, faktor-faktor penyebab Pengurus Basyarnas Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta respon atau tidak respon terhadap kewenangan baru Pengadilan Agama tersebut serta eksistensi Basyarnas pasca UU No. 3/2006. Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan yuridis, psikologis dan normatif. Sifat Penelitian deskriptif analitik. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, dokumentasi dan observasi. Selanjutnya dari data-data tersebut kemudian dianalisis dengan metode induktif. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa Pengurus Basyarnas Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta mempunyai respon yang positif terhadap kewenangan Pengadilan Agama dalam menyelesaikan sengketa ekonomi syariah. Adapun faktor penyebabnya adalah kewenangan tersebut merupakan aspirasi umat Islam di Indonesia sejak lama, sudah pada waktu dan tempatnya jika Pengadilan Agama mempunyai kewenangan tersebut, jangkauan lokasi Pengadilan Agama meliputi setiap Kabupaten/Kota, dapat mengeksekusi putusannya dan para Hakimnya sudah banyak yang memahami akad-akad yang berdasarkan prinsip syariah serta kewenangam tersebut mempunyai dasar hukum yang kuat yaitu UU No. 3/2006. Eksistensi Basyarnas tetap kuat pasca UU No.3/2006. Berawal dari penelitian ini diharapkan dapat diketahui secara pasti bagaimana sikap Pengurus Basyarnas Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai salah satu "mitra" Pengadilan Agama. Dan selanjutnya diharapkan penelitian ini akan dilanjutkan oleh peneliti berikutnya untuk diketahui bagaimana sikap lembaga selain Basyarnas Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta terhadap kewenangan Pengadilan Agama dalam menyelesaikan sengketa ekonomi syariah.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/59878
    Collections
    • Master of Islamic Studies [1770]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV