Show simple item record

dc.contributor.authorEffendi, Alwan
dc.date.accessioned2026-01-28T09:00:11Z
dc.date.available2026-01-28T09:00:11Z
dc.date.issued2015
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/59870
dc.description.abstractPenjaminan mutu menjadi isu yang mengedepan di era reformasi. Yaitu era peningkatan kesadaran akan kualitas pendidikan yang dilandaskan pada tiga aspek pendidikan: kompetensi, akreditasi dan akuntabilitas. Terdapat banyak model sistem manajemen mutu yang dirumuskan dan dibakukan. Sistem-sistem tersebut merupakan alat untuk membantu lembaga agar bekerja lebih terorganisir dalam pengelolaan dan pengontrolan proses yang berjalan dengan berpegang pada standar mutu yang ditetapkan. Sistem manajemen mutu ISO telah banyak diadopsi dan digunakan berbagai organisasi termasuk lembaga pendidikan. Penelitian ini bermaksud untuk memperoleh informasi tentang ; 1) penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001:2008 di SMK Muhammadiyah 1 Bantul, 2) strategi penerapan sistem manajemen mutu, 3)manfaat dari penerapan sistem manajemen mutu. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan September 2014 sampai bulan Desember 2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian akademis yang merupakan penelitian terapan berupa diskriptif. Penelitian diskriptif merupakan penelitian yang membuat pencandraan (diskripsi) mengenai sesuatu kejadian/situasi tertentu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif / metode penelitian naturalistik karena dilakukan pada kondisi yang alamiah. Data dianalisis dengan menggunakan model interaktif, yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Model interaktif ini terdiri dari tiga hal utama yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001: 2008 di SMK Muhammadiyah 1 Bantul adalah dengan agenda perubahan yang dilakukan, yaitu memperbaharui visi misi, struktur organisasi dan perumusan tugas pokok fungsi. Juga sosialisasi pada guru karyawan dan pembuatan pakta integritas. Untuk mengukur terlaksananya dilakukan audit internal, kemudian juga manajemen review. 2) strategi penerapan sistem manajemen mutu adalah menggunakan konsep PDCA yang terintegrasi dengan sistem manajemen mutu, yang didalamnya merupakan seperangkat konsep dan proses untuk perbaikan terus- menerus. Aspek terpenting PDCA terletak pada tahap tindakan setelah penyelesaian suatu program kegiatan, yaitu ketika siklus dimulai lagi untuk perbaikan lebih lanjut. 3) manfaat dari penerapan sistem manajemen mutu adalah konsep dan tujuan jelas, struktur organisasi menjadi baku, tupoksi menjadi jelas. Prosedur setiap kegiatan yang mudah dipahami sehingga menumbuhkan tim yang solid dengan budaya mutu kerja yang baik. Selalu ada program kegiatan, pemantauan pelaksanaan, dan evaluasi untuk perbaikan dan peningkatan terus menerus.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectSistemen_US
dc.subjectManajemenen_US
dc.subjectMutuen_US
dc.subjectAuditen_US
dc.titlePenerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001: 2008 Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan di SMK Muhammadiyah 1 Bantulen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM12913050


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record