| dc.description.abstract | Madrasah Aliyah Negeri Pacitan adalah salah satu sekolah lanjutan tingkat atas negeri bernuansa Islam yang ada di Kabupaten Pacitan. Sebagai sekolah lanjutan tingkat atas, para siswa berasal dari SLTP Umum dan Madrasah Tsanawiyah setelah dinyatakan lulus seleksi. Dalam konteks pembelajaran Pendidikan Agama Islam, mereka mengalami kesulitan, kecuali sebagian yang berasal dari Madrasah Tsanawiyah yang memang sudah mempunyai background pendidikan agama Islam. Permasalahan dalam penelitian ini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar, terutama Pendidikan Agama Islam dan upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui bimbingan belajar keagamaan. Titik tolak pemikiran penelitian adalah sebuah kenyataan bahwa setiap pengelola sekolah ingin prestasi belajar siswanya tinggi. Bagi Madrasah Aliyah Negeri Pacitan, prestasi belajar Pendidikan Agama Islam merupakan kebanggaan tersendiri. Namun bagi siswa yang berasal dari SLTP Umum, pencapaian prestasi belajar Pendidikan Agama Islam belum bisa diharapkan secara maksimal. Metode penelitian adalah Deskriptif Analisis. Data diperoleh dari 21 orang siswa dan 2 orang guru-guru Pendidikan Agama Islam. Data dikumpulkan dengan cara observasi, wawancara, angket dan studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian di lapangan diperoleh kesimpulan, bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar Pendidikan Agama Islam bagi siswa Madrasah Aliyah Negeri Pacitan yang berasal dari SLTP Umum di antaranya adalah: minat, guru agama, materi pelajaran dan metode pembelajaran. Tindakan untuk mengatasinya adalah melalui bimbingan belajar keagamaan dengan pembimbingnya yaitu: para guru Pendidikan Agama Islam di sekolah tersebut dan para Kyai Masjid Musholla yang ada disekitan Madrasah Aliyah Negeri Pacitan. Metode bimbingan meliputi: membaca Al-Qur'an, keteladanan, pembiasaan dan pemberian contoh dan sebagainya. | en_US |