Show simple item record

dc.contributor.authorZahran, Mohamad Daffa Aqil
dc.contributor.authorSaputro, Fikri Mahardika Atyanto
dc.date.accessioned2026-01-28T04:01:13Z
dc.date.available2026-01-28T04:01:13Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/59836
dc.description.abstractPermasalahan polusi udara akibat asap insinerator di TPS3R Girimulya, Kecamatan Ngablak, Magelang, mendorong perancangan alat perangkap debu untuk mengurangi partikel berbahaya seperti PM2.5 dan PM10. Alat yang dirancang adalah sistem ESP (Electrostatic Precipitator) bernama H2DF, yang memanfaatkan tegangan tinggi untuk menangkap debu. Pengujian dilakukan sebanyak tiga kali, baik tanpa alat maupun dengan alat H2DF, serta didukung metode visual dengan tisu. Hasil pengujian menunjukkan penurunan rata-rata konsentrasi PM2.5 sebesar ~48,2% dan PM10 sebesar ~48,6%. Selain itu, pengamatan noda pada tisu juga mendukung bahwa penggunaan H2DF berhasil mengurangi jumlah partikel debu yang keluar. Kesimpulannya, alat ini efektif untuk menekan polusi udara yang dihasilkan insinerator dan dapat diterapkan untuk mendukung pengelolaan sampah lebih ramah lingkungan di TPS3R Girimulya.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.titlePerancangan Sistem Perangkap Debu Untuk Mengurangi Polusi Udara di TPS3R Kecamatan Ngablak Magelangen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21524008
dc.Identifier.NIM21524014


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record