• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Penggunaan Antibiotik Pada Infeksi Saluran Pernafasan Akut Di Rumah Sakit Pratama Yogyakarta Periode 2024 Dengan Metode Gyssens

    Thumbnail
    View/Open
    21613056.pdf (2.227Mb)
    Date
    2025
    Author
    Permana, Nazzwa Soraya
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar belakang : Tingginya angka kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dapat menyebabkan peningkatan penggunaan antibiotik. Tanpa evaluasi klinis yang tepat, penggunaan antibiotik berisiko tidak sesuai dengan pedoman terapi, sehingga dapat meningkatkan risiko terjadinya resistensi antibiotik. Oleh karena itu, analisis kualitatif terhadap penggunaan antibiotik perlu dilakukan untuk memastikan ketepatan dan efektivitas terapi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ketepatan penggunaan antibiotik pada pasien ISPA di Rumah Sakit Pratama Yogyakarta periode 2024 menggunakan metode Gyssens. Metode : Analisis kualitatif dengan metode Gyssens menggunakan data retrospektif yang diunduh dari Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS). Data penggunaan antibiotik pada pasien rawat inap dengan diagnosis ISPA yang menerima terapi antibiotik. Hasil : Terdapat 12 pasien yang memenuhi kriteria inklusi, antibiotik yang digunakan untuk kasus ISPA yaitu ampisilin (35,29%), sefiksim tablet (23,52%), sefiksim sirup (11,76%), seftriakson (11,76%), amoksisilin (5,89%), sefadroksil (5,89%) dan sefotaksim (5,89%). Dalam metode Gyssens terdapat kategori VI (0%), kategori V (22,22%), kategori IIIb (11,11%) dan kategori 0 (66,67%). Kesimpulan : Pasien ISPA rawat inap lebih sedikit dibandingkan dengan yang rawat jalan. Penggunaan antibiotik terbanyak adalah ampisilin (35,29%) dan kategori Gyssens tertinggi adalah kategori 0 (rasional).
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/59772
    Collections
    • Pharmacy [1834]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV