Show simple item record

dc.contributor.authorNabil, Hilbram
dc.date.accessioned2026-01-22T04:30:10Z
dc.date.available2026-01-22T04:30:10Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/59689
dc.description.abstractPermasalahan sanitasi di wilayah pesisir Kabupaten Demak masih cukup kompleks, terutama akibat tingginya muka air tanah, intrusi air laut, serta keterbatasan lahan. Kondisi ini menyebabkan mayoritas masyarakat belum memiliki sistem pengelolaan air limbah domestik setempat (SPALD-S) yang memadai. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kriteria perencanaan SPALD-S di daerah pesisir, menentukan prioritas antar kriteria, serta memilih teknologi yang paling sesuai menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Responden penelitian terdiri dari masyarakat pesisir dan pakar (expert), dengan penilaian berbasis perbandingan berpasangan pada aspek teknis, finansial, dan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan prioritas antara masyarakat dan expert. Masyarakat menempatkan aspek finansial sebagai faktor dominan sehingga biofilter menjadi teknologi yang lebih diterima secara sosial-ekonomi, sedangkan expert lebih menekankan aspek lingkungan sehingga Repeated Processing Septictank (RPS) dipandang lebih unggul dari sisi keberlanjutan. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi kedua perspektif untuk merumuskan strategi pengelolaan SPALD-S yang adaptif, terjangkau, dan berkelanjutan bagi wilayah pesisir Kabupaten Demak.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAHPen_US
dc.subjectBiofiltrasien_US
dc.subjectKriteria Pesisiren_US
dc.subjectRPSen_US
dc.subjectSPALD-Sen_US
dc.subjectSanitasien_US
dc.titleKajian Pemilihan Teknologi Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALD-S) di Daerah Pesisir Kabupaten Demak Menggunakan Metode Analitical Hierarchy Process (AHP)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21513139


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record