Peran Resiliensi Sebagai Mediator Hubungan Antara Dukungan Sosial Dan Kelelahan Welas Asih Pada Perawat Rumah Sakit
Abstract
Perawat merupakan bagian penting dalam memberikan layanan kesehatan yang berkualitas
di rumah sakit. Karakteristik pekerjaan perawat rumah sakit menuntut keterlibatan fisik dan
emosional yang intens terhadap pasien, sehingga mereka rentan mengalami compassion
fatigue yang akan berdampak pada kualitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui peran resiliensi sebagai mediator antara persepsi dukungan sosial dan
compassion fatigue pada perawat rumah sakit. Partisipan penelitian ini melibatkan 117
partisipan perawat di beberapa rumah sakit di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pendekatan
kuantitatif dengan desain korelasional diterapkan. Pengumpulan data menggunakan skala CD-
RISC 10 untuk mengukur resiliensi, skala MSPSS untuk mengukur persepsi dukungan sosial,
dan CFI untuk mengukur compassion fatigue. Hasil penelitian melalui analisis jalur dengan
aplikasi Jamovi 2.3.28.0 untuk Mac menunjukkan nilai estimate pada model mediasi sebesar
-.115 (p<.001). Artinya, resiliensi berperan secara signifikan sebagai mediator terhadap
persepsi dukungan sosial dan compassion fatigue. Temuan ini menegaskan bahwa penting
bagi penyelenggara layanan kesehatan dalam mendukung pengembangan resiliensi pada
perawat paliatif, mengingat peranannya sebgai buffer yang efektif dalam mencegah timbulnya
compassion fatigue.
Collections
- Master of Psychology [494]
