| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi dengan
kesejahteraan psikologis pada anak sulung perempuan dewasa awal yang belum
menikah. Hipotesis yang diajukan adalah adanya hubungan positif antara strategi
regulasi emosi cognitive reappraisal dengan kesejahteraan psikologis, serta hubungan
negatif strategi regulasi emosi expressive suppression dengan kesejahteraan psikologis.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah 154 responden anak
sulung perempuan berusia 18-40 tahun yang belum menikah. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa tidak ada hubungan pada cognitive reappraisal dan kesejahteraan
psikologis, sehingga hipotesis pertama dalam penelitian ini ditolak. Namun, ditemukan
hubungan negatif expressive supression dan kesejahteraan psikologis, sehingga dapat
dikatakan bahwa hipotesis kedua dalam penelitian ini diterima. | en_US |