Prarancangan Pabrik Asam Nitrat dari Amonia dan Udara Dengan Kapasitas 80.000 Ton/tahun
View/ Open
Date
2025Author
Yulista, Wyenda
Wulansari, Nashira Berliana
Metadata
Show full item recordAbstract
Asam nitrat (HNO3) merupakan salah satu bahan kimia anorganik penting
yang banyak digunakan dalam industri pupuk, bahan peledak, pengolahan logam,
dan produksi senyawa kimia organik maupun anorganik lainnya. Prarancangan
pabrik asam nitrat ini menggunakan bahan baku amonia (NH3) dan udara dengan
kapasitas produksi sebesar 80.000 ton/tahun. Pabrik direncanakan didirikan di
Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, di atas lahan seluas ±4,5 hektar dan
mempekerjakan sekitar 131 karyawan. Proses utama yang digunakan adalah proses
Ostwald, yang meliputi tahap oksidasi amonia menjadi nitrogen monoksida (NO)
pada suhu 840°C dan tekanan 10,5 atm dengan katalis platina-rhodium, oksidasi
lanjutan menjadi nitrogen dioksida (NO2), serta absorpsi NO2 ke dalam air untuk
menghasilkan asam nitrat dengan konsentrasi komersial 65%. Bahan baku amonia
yang dibutuhkan sebesar 1.788,09 kg/jam menghasilkan produk asam nitrat
10.101,01 kg/jam, dengan produk samping berupa gas buang yang masih
mengandung nitrogen oksida. Pabrik beroperasi selama 330 hari per tahun dan 24
jam per hari. Kebutuhan utilitas mencakup Dowtherm A sebesar 59.111,06 kg/jam,
steam sebesar 380,338 kg/jam, listrik sebesar 14.606,88 kW, dan bahan bakar solar
sebesar 1.882,44 kg/jam untuk pemanas awal proses. Berdasarkan analisis risiko,
pabrik ini dikategorikan high risk. Hasil evaluasi ekonomi, ROI setelah pajak -66%,
Pay Out Time (POT) setelah pajak -1,8 tahun, Break Even Point (BEP) -40%, Shut
Down Point (SDP) -19%, dan DCFRR -718078513%. Berdasarkan analisis
ekonomi tersebut, pabrik asam nitrat dari amonia dan udara pada kapasitas 80.000
ton/tahun dinyatakan belum layak untuk dikaji lebih lanjut.
Collections
- Chemical Engineering [1336]
