• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Chemical Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Chemical Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Prarancangan Pabrik Asam Nitrat dari Amonia dan Udara Dengan Kapasitas 80.000 Ton/tahun

    Thumbnail
    View/Open
    21521070.pdf (5.254Mb)
    Date
    2025
    Author
    Yulista, Wyenda
    Wulansari, Nashira Berliana
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Asam nitrat (HNO3) merupakan salah satu bahan kimia anorganik penting yang banyak digunakan dalam industri pupuk, bahan peledak, pengolahan logam, dan produksi senyawa kimia organik maupun anorganik lainnya. Prarancangan pabrik asam nitrat ini menggunakan bahan baku amonia (NH3) dan udara dengan kapasitas produksi sebesar 80.000 ton/tahun. Pabrik direncanakan didirikan di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, di atas lahan seluas ±4,5 hektar dan mempekerjakan sekitar 131 karyawan. Proses utama yang digunakan adalah proses Ostwald, yang meliputi tahap oksidasi amonia menjadi nitrogen monoksida (NO) pada suhu 840°C dan tekanan 10,5 atm dengan katalis platina-rhodium, oksidasi lanjutan menjadi nitrogen dioksida (NO2), serta absorpsi NO2 ke dalam air untuk menghasilkan asam nitrat dengan konsentrasi komersial 65%. Bahan baku amonia yang dibutuhkan sebesar 1.788,09 kg/jam menghasilkan produk asam nitrat 10.101,01 kg/jam, dengan produk samping berupa gas buang yang masih mengandung nitrogen oksida. Pabrik beroperasi selama 330 hari per tahun dan 24 jam per hari. Kebutuhan utilitas mencakup Dowtherm A sebesar 59.111,06 kg/jam, steam sebesar 380,338 kg/jam, listrik sebesar 14.606,88 kW, dan bahan bakar solar sebesar 1.882,44 kg/jam untuk pemanas awal proses. Berdasarkan analisis risiko, pabrik ini dikategorikan high risk. Hasil evaluasi ekonomi, ROI setelah pajak -66%, Pay Out Time (POT) setelah pajak -1,8 tahun, Break Even Point (BEP) -40%, Shut Down Point (SDP) -19%, dan DCFRR -718078513%. Berdasarkan analisis ekonomi tersebut, pabrik asam nitrat dari amonia dan udara pada kapasitas 80.000 ton/tahun dinyatakan belum layak untuk dikaji lebih lanjut.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/59661
    Collections
    • Chemical Engineering [1336]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV