Show simple item record

dc.contributor.authorFitry, Rahma Amelia
dc.date.accessioned2026-01-20T06:09:49Z
dc.date.available2026-01-20T06:09:49Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/59650
dc.description.abstractUNRWA adalah organisasi internasional dibawah PBB yang menangani penduduk Palestina di Gaza pada tahun 2023-2025. Konflik antara Israel dan Palestina yang berlangsung sejak 2023 telah menyebabkan banyak korban jiwa dan kehancuran infrastruktur penting. Penelitian ini menganalisis hambatan UNRWA dengan menggunakan konsep The Limits of Humanitarian Action oleh Hugo Slim yang mencakup batasan politik, organisasi, teknikal, komunitas, dan moral. Hasil penelitian menemukan bahwa hambatan utama yang dihadapi UNRWA dalam menangani penduduk Palestina di Gaza pada 2023-2025 adalah keterbatasan operasional UNRWA akibat konflik yang berlangsung serta banyaknya tekanan politik dari negara-negara Barat. Penyebab dari hambatan tersebut meliputi pembatasan akses masuk ke wilayah Gaza oleh Israel, penghentian dana dari beberapa negara donor, serta serangan langsung terhadap fasilitas dan staff UNRWA. Selain itu, UNRWA juga mengalami masalah seperti netralitas dan independensi dalam memberikan bantuan. Penelitian ini menegaskan bahwa keterbatasan aksi kemanusiaan tidak hanya berasal dari faktor eksternal, tetapi juga dari faktor internal yang dihadapi oleh organisasi itu sendiri.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectUNRWAen_US
dc.subjectGazaen_US
dc.subjectPalestinaen_US
dc.subjectIsraelen_US
dc.subjectThe Limits of Humanitarian Actionen_US
dc.titleHambatan United Nations Relief and Works Agency For Palestine Refugees In The Near East (UNRWA) dalam Menangani Penduduk Palestina di Gaza Pada 2023 - 2025en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21323019


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record