Show simple item record

dc.contributor.authorKamal, Nashatra Vanya Tatia
dc.date.accessioned2026-01-19T03:18:20Z
dc.date.available2026-01-19T03:18:20Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/59633
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk menguji apakah lingkungan kerja dapat memprediksi work-life integration pada tenaga kependidikan di perguruan tinggi swasta (PTS). Hipotesis yang diajukan adalah lingkungan kerja dapat berperan sebagai prediktor tingkat work-life integration. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis regresi linear sederhana. Subjek pada penelitian ini adalah 80 tenaga kependidikan yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan dua instrumen yang telah diadaptasi, yaitu Work Environment Scale (WES-10) untuk mengukur variabel lingkungan kerja dan Work-Life Boundary Enactment untuk mengukur variabel work-life integration yang telah teruji validitas dan reabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja merupakan prediktor yang signifikan terhadap work-life integration dengan kontribusi sebesar 13,3%. Hal ini menunjukkan bahwa persepsi terhadap lingkungan kerja yang menuntut atau kurang mendukung dapat menurunkan tingkat work-life integration, sehingga diperlukan strategi peningkatan kualitas lingkungan kerja yang seimbang antara tuntutan pekerjaan dan kehidupan pribadi.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectLingkungan Kerjaen_US
dc.subjectIntegrasi Kehidupan-Kerjaen_US
dc.subjectTenaga Kependidikanen_US
dc.subjectPerguruan Tinggi Swastaen_US
dc.titlePeran Lingkungan Kerja Terhadap Work-life Integration Pada Tenaga Kependidikan di Perguruan Tinggi Swastaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21320281


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record