Peran Food And Agriculture Organization Terhadap Pengungsi Suriah di Turki Pada Masa Pandemi Covid-19
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran FAO terhadap pengungsi Suriah
di Turki dengan menggunakan teori peran organisasi internasional dari Clive
Archer. Dengan menggunakan metode kualitatif, penelitian ini menyoroti
bagaimana kompleksitas dan dinamika konflik Suriah telah berdampak besar
terhadap warga Suriah. Akibat dari konflik, banyak warga negara Suriah mencari
jalur aman untuk menyelamatkan diri, termasuk pergi dan mengungsi ke Turki.
Dibandingkan negara Asia atau negara Timur Tengah lainnya, Turki menjadi negara
dengan penerima pengungsi Suriah terbanyak. Hampir lebih dari 3.5 juta orang
setiap tahun. Kehadiran Covid-19 di akhir tahun 2019 juga berdampak pada akses
pangan. Ini menarik perhatian untuk melihat peran dari Food and Agriculture
Organisation (FAO) dalam membuat jangka pendek maupun jangka panjang
terhadap pengungsi Suriah di Turki. Melalui hasil analisis, peneliti menemukan
bahwa FAO berperan dalam mengakomodasi keperluan dari pengungsi Suriah di
masa Covid-19. Untuk mencapai tujuan, FAO bekerja sama dengan pemerintah
Turki hingga organisasi sipil.
Collections
- International Relations [914]
