Show simple item record

dc.contributor.authorWijanarko, Putrie Avrilia
dc.date.accessioned2026-01-15T03:50:21Z
dc.date.available2026-01-15T03:50:21Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/59598
dc.description.abstractPeningkatan penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari berdampak terhadap akumulasi mikroplastik di berbagai lingkungan, termasuk air tanah. Mikroplastik merupakan partikel plastik berukuran kurang dari 5 mm yang dapat mencemari sumber air dan membahayakan ekosistem maupun kesehatan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelimpahan dan jenis mikroplastik dalam air tanah di area pertanian pesisir Parangtritis, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengambilan sampel dilakukan pada sembilan titik menggunakan metode purposive sampling. Analisis mikroplastik mengikuti modifikasi metode dari NOAA (National Oceanic and Atmospheric Administration), dengan tahapan pemisahan densitas, oksidasi basah, sentrifugasi, filtrasi, dan identifikasi mikroskopik serta analisis FTIR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel mengandung mikroplastik, dengan jenis dominan berupa fiber dan fragmen. Warna paling umum adalah transparan dan hitam. Kelimpahan partikel mikroplastik bervariasi antara 290 hingga 960 partikel/Liter, menunjukkan adanya kontaminasi yang signifikan di wilayah penelitian. Temuan ini mengindikasikan adanya potensi risiko lingkungan dan kesehatan, serta perlunya pengelolaan limbah plastik yang lebih baik di kawasan pesisir pertanian.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectParangtritisen_US
dc.subjectPertanianen_US
dc.subjectPesisiren_US
dc.subjectAir Tanahen_US
dc.subjectMikroplastiken_US
dc.titleAnalisis Mikroplastik Dalam Air Tanah di Area Pertanian Pesisir Parangtritis Daerah Istimewa Yogyakartaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21513144


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record