Analisis Beban Kerja dengan Metode Fte (Full Time Equivalent) Untuk menentukan Kebutuhan Karyawan yang Optimal Pada Area Warehouse Unit 3 & 3A (Studi Kasus: PT. Sumber Segara Primadaya)
Abstract
Beban kerja sangat penting dalam menentukan kebutuhan tenaga kerja di sebuah Warehouse
karena menjadi dasar tercapainya efisiensi operasional, produktivitas, kesehatan kerja, dan
perencanaan SDM yang optimal. Perhitungan beban kerja yang tepat memastikan jumlah
tenaga kerja seimbang dengan volume aktivitas, sehingga terhindar dari kondisi overload yang
menyebabkan kelelahan berlebih maupun underload yang menimbulkan pemborosan tenaga
kerja. Dengan distribusi beban kerja yang sesuai, produktivitas dan kualitas kerja karyawan
meningkat, risiko kesalahan serta kecelakaan kerja dapat ditekan. Selain itu, analisis beban
kerja juga membantu manajemen dalam merancang jumlah tenaga kerja ideal agar biaya tenaga
kerja lebih efisien tanpa mengurangi kelancaran operasional. Dengan demikian, beban kerja
menjadi faktor kunci dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan tenaga kerja dengan
tuntutan pekerjaan di Warehouse, dengan itu Penelitian ini berfokus pada penganalisisan beban
kerja di Warehouse Unit 3 dan 3A PT Sumber Segara Primadaya untuk menentukan jumlah
karyawan optimal menggunakan metode Full Time Equivalent (FTE). Data diperoleh melalui
observasi, wawancara, dan dokumentasi internal perusahaan. Hasil analisis menunjukkan
ketidakseimbangan distribusi beban kerja, di mana sebagian karyawan mengalami kelebihan
beban dan sebagian lainnya kekurangan. Temuan ini menegaskan perlunya perencanaan tenaga
kerja yang lebih baik. Penelitian ini memberikan rekomendasi penyesuaian jumlah karyawan
sesuai kebutuhan operasional serta berkontribusi dalam peningkatan efisiensi dan produktivitas
manajemen sumber daya manusia di Warehouse.
Collections
- Industrial Engineering [2835]
