Show simple item record

dc.contributor.advisor21513103
dc.contributor.authorRamadhani, Zhafira Putri
dc.date.accessioned2026-01-10T03:18:31Z
dc.date.available2026-01-10T03:18:31Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/59534
dc.description.abstractBispehnol A (BPA) dapat bermigrasi dari kemasan makanan dan inuman akibat peningkatan suhu. Migrasi ini terjadi karena degradasi polikarbonat menjadi BPA. Faktor lain yang dapat menyebabkan pelepasan BPA dari kemasan adalah peningkatan pH. Selain itu, kebiasaan masyarakat yang menggunakan air tanah secara langsung sebagai sumber air utama sehari- hari juga perlu dipertimbangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi sumber pencemaran dan kadar konsentrasi senyawa BPA dalam air di wilayah Sardonoharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, DAERAH Istimewa Yogyakarta. Analisis kandungan BPA dilakukan menggunakan metode HPLC (High Performance Liquid Chromatography) dengan detektor UV-VIS. Dari dua jenis sampel yang berbeda, yaitu air tanah dan AMDK (Air Minum Dalam Kemasan), ditemukan bahwa konsentrasi BPA tertinggi terdapat pada sampel AMDK, dengan nilai 0,74 μg/L. sebaliknya, konsentrasi terendah ditemukan pada sampel air tanah, yaitu 0,06 μg/L. potensi yang mempengaruhi keberadaan BPA antara lain adalah parameter suhu dan lokasi pengambilan sampel. Beberapa faktor lain yang dapat memepengaruhi kelarutan BPA dalam air tanah meliputi suhu, jenis air, keberadaan bahan kimia lain, dan waktu pengambilan sampel.en_US
dc.subjectAir Tanahen_US
dc.subjectAMDKen_US
dc.subjectBisphenol Aen_US
dc.subjectHPLCen_US
dc.titleIdentifikasi Senyawa Bisphenol A Pada Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dan Air Tanahen_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record