| dc.description.abstract | Nyeri adalah respons fisiologis terhadap rangsangan berbahaya yang
melibatkan jalur nosiseptif. Penggunaan analgesik konvensional seperti opioid dan
NSAID sering menimbulkan efek samping serius, sehingga diperlukan terapi
alternatif yang lebih aman dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi
aktivitas antinosiseptif dari sediaan nanoemulgel yang mengandung minyak atsiri
pala (Myristica fragrans Houtt.) sebagai kandidat terapi topikal. Formulasi
nanoemulgel dikembangkan dengan variasi konsentrasi minyak atsiri pala (1,2%,
1,5%, dan 2%) dalam kombinasi dengan metil salisilat, tween 80, propilen glikol,
dan basis gel karbopol. Karakterisasi partikel dilakukan menggunakan Particle Size
Analyzer (PSA) dan uji transmitansi menggunakan UV-Vis. Uji aktivitas
antinosiseptif dilakukan pada mencit dengan metode tail immersion, dengan
mengamati waktu latensi dan menghitung persentase potensi antinosiseptif. Hasil
terbaik diperoleh pada formula nanoemulgel F2 yang mengandung 2% minyak pala,
sebagaimana dikonfirmasi oleh hasil uji antinosiseptif metode tail immersion. | en_US |