• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Konsentrasi Gellan Gum terhadap Viabilitas Isolat Bakteri selama Penyimpanan

    Thumbnail
    View/Open
    21513100.pdf (4.436Mb)
    Date
    2025
    Author
    Syafi’i, Gilang Achmad
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Mikroorganisme memiliki peran penting dalam berbagai bidang, seperti bioteknologi, lingkungan, dan industri pangan. Salah satu tantangan dalam pemanfaatannya adalah menjaga viabilitas isolat bakteri selama penyimpanan tanpa mengubah sifat fisiologis maupun genetiknya. Teknik penyimpanan jangka pendek masih banyak bergantung pada pemindahan rutin ke media baru, sedangkan metode jangka panjang seperti kering beku dan kriopreservasi membutuhkan peralatan khusus yang tidak selalu tersedia. Gellan gum, sebagai ekspolisakarida yang diproduksi oleh Sphingomonas adalah salah satu polimer yang paling banyak digunakan karena sifatnya yang serbaguna dan merupakan biomaterial berbiaya rendah dengan kualitas reproduktif yang tinggi, serta memiliki daya optimal untuk menghambat sineresis sehingga stabilitas gel dapat terjaga dalam waktu yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi konsentrasi gellan gum terhadap viabilitas isolat bakteri selama penyimpanan, dan menentukan konsentrasi gellan gum yang paling optimal. Empat isolat bakteri (Arthrobacter aurescens (BR 13), Arthrobacter aurescens (BR 35), Rhizobacter fulvus (BR 47), dan Alsobacter metallidurans (BRU 50)) diinokulasikan ke dalam media minimal DNB (Dilute Nutrient Broth) + gellan gum dengan konsentrasi 1% dan 2%, lalu diinkubasi selama satu bulan pada suhu 30°C. Selama masa inkubasi berlangsung, viabilitas diamati pada hari ke-7 dan ke-23 menggunakan metode Total Plate Count (TPC). Hasil menunjukkan bahwa konsentrasi 2% lebih efektif mempertahankan viabilitas seluruh isolat dibandingkan konsentrasi 1% yang hanya mendukung pertumbuhan BR 47. Nilai TPC tertinggi ditemukan pada BR 13 sebesar 2 x 10^9 CFU/mL. Dengan demikian, gellan gum dengan konsentrasi 2% dapat menjadi alternatif media penyimpanan yang efektif dalam menjaga kelangsungan hidup dan pertumbuhan isolat bakteri selama penyimpanan.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/59496
    Collections
    • Environmental Engineering [1831]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV