Show simple item record

dc.contributor.authorFitriani, Dina Nensi
dc.date.accessioned2026-01-07T05:28:35Z
dc.date.available2026-01-07T05:28:35Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/59482
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris hubungan antara ketahanan di tempat kerja dan keterikatan kerja pada karyawan generasi Z. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan positif antara ketahanan di tempat kerja dan keterikatan kerja pada karyawan generasi Z. Responden penelitian ini melibatkan 115 karyawan generasi Z yang dipilih menggunakan purposive sampling. Rentang usia responden antara 28 – 21 tahun. Alat ukur yang digunakan adalah Resilience at Work Scale yang telah dimodifikasi oleh Malik dan Garg (2018) dan Utrecht Work Engagement Scale-17 (UWES) yang dikembangkan oleh Schaufeli dan Bakker (2004). Hasil analisis menggunakan teknik korelasi Pearson menunjukkan besarnya koefisien antara variabel ketahanan di tempat kerja dan keterikatan kerja (R = 0.668, p = < 0.001 [p < 0.05]). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara ketahanan di tempat kerja dan keterikatan kerja pada karyawan generasi Z, sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi ketahanan di tempat kerja maka akan semakin tinggi keterikatan kerja yang dimiliki. Hipotesis yang diajukan pada penelitian ini diterima.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKaryawan Generasi Zen_US
dc.subjectKetahanan di Tempat Kerjaen_US
dc.subjectKeterikatan Kerjaen_US
dc.titleKetahanan di Tempat Kerja dan Keterikatan Kerja Pada Karyawan Generasi Zen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21320339


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record