Show simple item record

dc.contributor.authorNuryaca, Aisyah
dc.date.accessioned2026-01-07T04:40:03Z
dc.date.available2026-01-07T04:40:03Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/59480
dc.description.abstractLimbah cair oleh kegiatan industri dan domestik mengandung logam berat yang berbahaya bagi makhluk hidup di sekitarnya. Kadmium (Cd) merupakan salah satu jenis logam berat berbahaya karena memiliki risiko tinggi terhadap pembuluh darah. Metode yang dapat digunakan untuk menurunkan kadar logam berat dalam air adalah dengan proses adsorpsi. Adsorben dengan biaya rendah berasal dari limbah pertanian atau bahan alami, salah satunya adalah biji durian dan asam humat. Biji durian dipilih sebagai adsorben karena memiliki gugus fungsi hidroksil, karbonil dan karboksilat. Penelitian dilakukan pada skala laboratorium dengan tujuan mengetahui efektivitas proses adsorpsi dengan adsorben biji durian, serta pengaruh penambahan asam humat pada adsorpsi logam Cd. Analisis adsorben biji durian dilakukan menggunakan Scanning Electron Microscopy (SEM) dan Fourier Transform Infrared (FTIR). Pengujian kondisi optimum proses adsorpsi dilakukan pada variabel pH, waktu kontak, konsentrasi, dan penambahan asam humat. Kondisi optimum proses adsorpsi pada kondisi pH 7, waktu kontak 240 menit, konsentrasi 5 ppm, dan penambahan konsentrasi asam humat yang semakin besar menurunkan efisiensi proses adsorpsi logam Cd oleh adsorben biji durian.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAdsorpsien_US
dc.subjectAsam Humaten_US
dc.subjectBiji Durianen_US
dc.subjectLogam Berat Kadmium (Cd)en_US
dc.titleEfektivitas Biosorben Biji Durian (Durio zibethinus) dalam Penyerapan Kandungan Logam Kadmium (Cd) dalam Airen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21513150


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record