Analisis Kandungan Bisphenol A Pada Air Minum Depot Isi Ulang Menggunakan Metode High Performance Liquid Chromatography
Abstract
Bisphenol A (BPA) merupakan senyawa kimia yang umum digunakan
dalam pembuatan plastik Polycarbonate dan diketahui bersifat Endocrine
Disrupting Chemical (EDC) yang berpotensi membahayakan kesehatan
manusia. Air minum dalam kemasan galon berbahan Polycarbonate berisiko
mengalami pelepasan BPA ke dalam air terutama akibat faktor suhu dan lama
penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar BPA pada
air galon depot isi ulang dengan dua kondisi penyimpanan berbeda (terpapar
panas matahari dan disimpan di ruang tertutup) pada hari ke-8 dan ke-16
penyimpanan, serta membandingkan hasilnya dengan batas aman yang
ditetapkan BPOM RI (0,6 ppm). Pengujian dilakukan di Laboratorium
Kualitas Lingkungan, Universitas Islam Indonesia. Proses preparasi
menggunakan metode Dispersive Liquid-Liquid Microextraction (DLLME)
dengan pelarut Methanol 0,8 mL sebagai pelarut dispersif dan Carbon
Tetrachloride 0,4 mL sebagai pelarut ekstraksi, diikuti analisis
menggunakan High Performance Liquid Chromatography (HPLC) pada
panjang gelombang 224 nm. Larutan standar BPA dibuat dengan konsentrasi
0,6 mg/L dan 1,0 mg/L untuk pembuatan kurva kalibrasi. Hasil penelitian
menunjukkan konsentrasi BPA pada sampel terpapar panas matahari berkisar
0,10–0,15 ppm, sedangkan sampel di ruang tertutup berkisar 0,10–0,11 ppm.
Seluruh hasil berada di bawah batas migrasi maksimum yang diizinkan
BPOM RI (0,6 ppm) dan perbedaan suhu penyimpanan tidak memberikan
pengaruh signifikan secara statistik terhadap migrasi Bisphenol A. Faktor
dominan yang memengaruhi peningkatan Bisphenol A adalah lama
penyimpanan dan kondisi fisik galon, bukan hanya paparan panas itu sendiri.
Collections
- Environmental Engineering [1831]
