| dc.description.abstract | Penelitian ini mengevaluasi strategi placemaking pada rumah toko “Toko
Bubur Sukacita” dan “Kopi Embun Pagi”, yang memiliki fungsi ganda sebagai tempat
tinggal dan usaha. Dengan metode kualitatif berupa observasi lapangan, wawancara
semi-terstruktur, dan dokumentasi, penelitian ini mengkaji interaksi sosial serta privasi
antara penghuni dan pembeli. Hasil menunjukkan bahwa Toko Bubur Sukacita
memanfaatkan ruang semi-outdoor untuk mendukung interaksi sosial, meskipun privasi
penghuni terganggu. Sebaliknya, Kopi Embun Pagi menerapkan desain dengan akses
terpisah untuk meningkatkan privasi dan kenyamanan. Perbandingan keduanya
menunjukkan bahwa strategi desain yang mempertimbangkan aspek penggunaan Useful
dan Indigenous berperan penting dalam menciptakan keseimbangan antara interaksi
sosial dan privasi. Penelitian ini menyoroti pentingnya pendekatan placemaking dalam
strategi desain ruang yang mengakomodasi fungsi multifungsi sambil menjaga
keseimbangan antara privasi dan interaksi sosial | en_US |