| dc.description.abstract | Universitas Islam Indonesia (UII) menekankan pentingnya mencerminkan
nilai-nilai keislaman dalam semua aspek, termasuk fasilitas kampus. Ruang wudhu,
sebagai tempat persiapan ibadah sholat, mengalami ketidaksetaraan dalam kualitas dan
ketersediaannya di berbagai gedung fakultas, yang dapat menghambat aksesibilitas,
terutama bagi penyandang disabilitas. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tata letak
dan desain ruang wudhu di UII berdasarkan perspektif keislaman, aksesibilitas, dan
kesetaraan pengguna. Studi ini mengisi kekosongan dalam kajian desain fasilitas
keagamaan dengan fokus pada aksesibilitas. Metode penelitian menggunakan observasi
langsung terhadap aspek kesetaraan, privasi, dan aksesibilitas ruang wudhu pria dan
wanita pada hari perkuliahan. Data yang diperoleh dianalisis untuk mendapatkan
kesimpulan yang objektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya sebagian ruang
wudhu yang memenuhi aspek kesetaraan pengguna, privasi yang memadai, dan
aksesibilitas bagi penyandang disabilitas. Kesimpulannya, ruang wudhu di UII masih
memerlukan perbaikan agar lebih sesuai dengan nilai-nilai keislaman, aksesibilitas, dan
kesetaraan. Studi ini menawarkan rekomendasi desain fasilitas wudhu yang lebih inklusif
dan sesuai dengan prinsip-prinsip keislaman, sehingga meningkatkan kenyamanan serta
aksesibilitas bagi seluruh pengguna | en_US |