• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2025 #SERIES 15
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2025 #SERIES 15
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    STREET LIFE DI EXIT TOL GREEN LAKE CITY DI KOTA TANGERANG

    Thumbnail
    View/Open
    82. STREET LIFE DI EXIT TOL GREEN LAKE CITY DI KOTA TANGERANG.pdf (1.149Mb)
    Date
    2025-07-01
    Author
    Sitorasmi, Talitha Nisrina Lintang
    Saptorini, Hastuti
    Wulan Ghanni, Mu’Zizah Rizka
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis penerapan indikator street life pada placemaking Exit Tol Green Lake City, Kota Tangerang. Metode yang digunakan adalah observasi terjadwal pada Exit Tol Green Lake City. Fenomena yang ditemukan selama observasi akan dianalisis dengan menggunakan indikator street life, yang kemudian digambarkan dengan behavioral mapping. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di Exit Tol Green Lake City khususnya di tiga penggalan jalan sejauh 200m ke arah Timur, lokasi tersebut mewadahi beragam jenis aktivitas untuk pengunjung dengan latar belakang yang variatif. Sehingga, menghasilkan kepadatan pengunjung yang beragam. Ketiga penggalan jalan aktif digunakan untuk beragam program aktivitas di antaranya perdagangan makanan, pakaian, serta kasur. Kemudian ada juga orang yang menggunakan penggalan jalan tersebut sebagai jalur untuk mereka berolahraga seperti berlari, bersepeda, serta berjalan. Ada juga orang yang datang hanya untuk memarkirkan kendaraannya, kemudian beristirahat. Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah, penggalan jalan ini hidup dikarenakan lokasinya yang dekat dengan pemukiman, serta tersedia banyak pedagang kaki lima yang menjual makanan olahan. Dengan keramaian tersebut, mengundang ketertarikan orang yang lewat di penggalan jalan tersebut, yang kemudian berhenti untuk berbelanja. Hal tersebut membuat jalan raya menjadi sedikit terhalang, dan menyempit
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/59455
    Collections
    • SAKAPARI 2025 #SERIES 15 [90]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV